SEA Games 2021: Karate Indonesia Lampaui Target Emas

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 21 Mei 2022 13:15 WIB
Atlet Karate Indonesia di SEA Games 2021
Foto: Dok. NOC Indonesia
Jakarta -

Tim karate Indonesia melampaui target emas di SEA Games 2021 Vietnam. Mereka merebut empat medali emas.

Emas terakhir dari cabang olahraga karate dipersembahkan trio kata putra Albiadi/Andy Tomy Aditya Mardana/Andi Dasril Dwi Dharmawan pada Jumat (20/05/21). Mereka tampil memukau dengan menampilkan gerakan kata dan bunkai di hadapan tujuh juri selama kurang lebih lima menit. Hasilnya, Indonesia diurutan teratas dengan total 25,08 poin

Keping emas tersebut turut menyempurnakan Ahmad Zigi Zaresta Yuda dari nomor individu kata putra. Tren positif emas Ahmad Zigi diikuti oleh Ari Saputra melalui nomor kumite 60kg putra, serta Cok Istri Agung S yang mendapat medali emas melalui nomor kumite 55kg putri.

Padahal Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do (FORKI) semula hanya mematok target tiga medali emas, guna memperbaiki torehan emas pada SEA Games edisi sebelumnya di Manila. Saat itu, karate Indonesia hanya mengantongi dua medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu.

Namun, hasil dalam ajang olahraga multicabang dua tahunan se-Asia Tenggara ini berhasil mereka wujudkan dengan catatan terbaik. Bahkan, mereka sukses membawa pulang medali dari semua nomor yang diikuti. Selain empat emas, Indonesia juga merebut 8 perak, dan 2 perunggu.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB FORKI Raja Sapta Ervian angkat topi atas prestasi karateka-karateka nasional di SEA Games 2021. Ia bersyukur karena mereka mampu melebihi target medali emas.

"Performa anak-anak superior, mereka melebihi target. Sebenarnya Indonesia bisa dapat lebih (medali emas), namun banyak faktor-faktor yang tak bisa dijelaskan di sini dapat memengaruhinya," kata Raja Sapta Ervian dalam rilis PB FORKI, Sabtu (21/5/2022).

"Tapi, Alhamdullilah kami melebihi dari target. Artinya dari 15 nomor yang dipertandingkan, kami berhasil menjadi 12 finalis. Intinya semua (atlet) mendapatkan medali," tambahnya.

"Dalam waktu dekat, anak-anak akan mengikuti Kejuaraan Asia pada akhir tahun ini, Jadi levelnya setingkat Asian Games," ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB FORKI Djafar Djantang menjelaskan secara detail proses pembinaan yang telah dilakukan karate. Sejak awal 2021, PB FORKI mulai menerapkan program intensif yang melibatkan tenaga ahli di bidang streng & conditioning, recovery, serta program tryout dan sparing.

"Ini pembinaan by design karena prestasi Pembinaan yang kami lakukan mengacu kepada kalender internasional, baik single ataupun multi-event internasional," kata Djafar.

Khusus tahun ini, dikatakan Djafar, PB FORKI melakukan tryout di Kejuaraan Karate SEAKF ke-9 di Kamboja, Maret lalu. Hasilnya, mereka sukses membawa pulang lima medali emas.

Sepulang dari Kamboja, PB FORKI juga mendatangkan sparing patner dari Australia dan peraih perunggu Olimpiade 2020 Tokyo asal Kazakhstan, yaitu Darkhan Assadilov serta Sofya Berultseva. Tak tanggung-tanggung, PB FORKI juga mendatangkan pelatih berpaspor Prancis Tareq Abdesselem untuk menempa kualitas karateka Indonesia.

"Ini membawa perubahan signifikan bagi atlet-atlet kita, baik secara teknik dan mental bertanding hingga akhirnya kita bisa lihat bersama prestasi atlet-atlet kita di SEA Games bisa melebihi target yang ditetapkan," ujar Djafar.

(mcy/krs)