Usai Liga Selancar Dunia, Menpora Amali: Ditunggu Event Top Lainnya

Tim Detikcom - Sport
Sabtu, 28 Mei 2022 06:15 WIB
Liga Selancar Dunia 2022 di Banyuwangi
World Surf League 2022 lagi dihelat di Banyuwangi (dok.Kemenpora)
Banyuwangi -

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali senang olahraga Indonesia bisa berdenyut lagi. Kini Amali menunggu lagi event internasional berikutnya di Tanah Air.

Hal ini dikatakan Amali saat membuka secara resmi ajang World Surf League (WSL) Championship Tour 2022 di Pantai Plengkung (G-Land), Banyuwangi, Jumat (27/5/2022) sore WIB.

Ajang ini bakal berlangsung 26 Mei hingga 4 Juni yang dihadiri para peselancar kelas dunia. Ini jadi bukti Indonesia sudah bangkit usai terpuruk selama pandemi Covid-19 dua tahun terakhir.

Sebelum ini, Indonesia sudah menjadi tuan rumah untuk MotoGP 2022, lalu tiga ajang badminton bulan Desember 2021 serta World Superbike November 2021.

Oleh karenanya, Amali berharap ajang WSL ini bisa jadi momentum untuk olahraga Indonesia melaju kencang lagi di era new normal saat ini. Apalagi Sport Tourism dan Sport Industry kini jadi garda terdepan untuk perbaikan ekonomi.

Ini sudah sesuai dengan amanat Presiden RI Joko Widodo untuk menghelat turnamen olahraga dunia sebanyak-banyaknya. Indonesia ingin bersaing dengan negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura yang sudah maju soal sport tourism.

Sebut saja mulai dari seperti Piala Asia FIBA, Kejuaraan Dunia Panjat Tebing, Kejuaraan Dunia Junior Wushu, ASEAN Para Games, Formula E serta BWF Super Series, Indonesia International Challenge. Yang terdekat tentu ajang Formula E di Ancol bulan depan yang kini tengah memasuki persiapan akhir.

"Arahan Bapak Presiden Joko Widodo kepada saya adalah untuk menarik sebanyak mungkin even dunia agar dapat dilaksanakan di Indonesia. Saat ini sudah ada WSL, World Beach Games, FIBA World Cup, FIFA World Cup U-20 dan banyak masih banyak lagi," papar Amali dalam rilis kepada detikSport.

"Saya akui, kita belum mengandalkan dan memaksimalkan sport tourism. Jika di negara tetangga seperti Thailand, saat ini sudah mendorong devisa untuk datang dari sport tourismnya. Contoh negara Thailand, jika ada yang akan main golf mereka sudah sediakan satu paket, sudah banyak biro perjalanan yang membuatnya, tapi di kita masih kurang," sambungnya.

"Semoga ke depan akan semakin baik dan paket-paket sport tourism itu akan semakin banyak diadakan dengan kemasan yang lebih baik dan lebih menarik wisatawan asing," tutup Menpora Zainudin Amali.



Simak Video "Menpora Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp 3 Triliun"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/yna)