ADVERTISEMENT

FIA WEC: Mesin Bermasalah, WRT #31 Gagal Dapat Poin di Monza

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 12 Jul 2022 00:00 WIB
Sean Gelael dan Team WRT #31 gagal dapat poin di Monza, Minggu (10/7/2022)
WRT #31` gagal finis podium di 6 Hours of Monza (dok.Team WRT)
Monza -

Peluang Team WRT #31 untuk menjuarai FIA World Endurance Championship 2022 makin berat. Ini setelah mereka gagal mendapatkan poin di balapan Monza.

Sean Gelael, Robin Frinjs, dan Rene Rast turun di kelas LMP2 pada ajang 6 Hours of Monza, Minggu (10/7/2022) sore WIB. Ini merupakan seri keempat dari WEC tahun ini.

Butuh kemenangan setelah gagal finis di Le Mans bulan lalu, WRT #31 memulai dengan berat karena start dari posisi kedelapan dan Sean jadi pebalap pertama yang turun.

Dari dua stint yang dilakukan, Sean lantas memperbaiki posisi tim ke urutan keenam dan menyerahkan kendali ke Rene Rast. Padahal Sean sempat kena penalti 10 detik karena status unsafe release pada pit stop pertama.

Setelah Rast, kemudi pindah Frinjs yang masih ada di posisi keenam. Namun sebuah insiden yang dialami pebalap GTE-Am, Henrique Chaves membuat Safety Car masuk ke lintasan.

Jarak pun menjadi dekat dan Frinjs memanfaatkan kondisi itu untuk menyusul satu per satu lawan. Sampailah dia di posisi keempat, dan sempat berada di posisi ketiga, dengan jarak tak lebih dari dua tik dengan posisi pertama.

Berbekal kecepatan mobil, Frinjs mampu memangkas jarak dan terlihat bisa menyalip ke posisi pertama. Tapi, selepas mobil masuk pit, lajunya malah melambat dan keluar trek.

Frinjs harus masuk pit lagi dan ditemukan selang air ke radiator bocor sehingga mobil overheat. Perbaikan harus dilakukan sehingga WRT #31 kehilangan banyak waktu dan tertinggal jauh dari mobil terdepan.

Sean Gelael dan Team WRT #31 gagal dapat poin di Monza, Minggu (10/7/2022)Sean Gelael dan Team WRT #31 gagal dapat poin di Monza, Minggu (10/7/2022) Foto: dok.Team WRT

Dengan kondisi mobil yang tak lagi prima, Sean tetap konsisten membuat lap time yang kompetitif dan akhirnya harus puas finis ke-12.

"Ini tentu hasil yang disayangkan. Kami akan tetap bekerja keras dan kita lihat apa yang terjadi di dua balapan terakhir," ujar Sean dalam rilis kepada detikSport.

"Kami punya kecepatan, itu tak diragukan lagi. Tapi dua hari ini membuat saya frustrasi karena gagal memaksimalkannya," timpal Robin.

"Balapan yang berat, tapi kami punya kans dan memang memburu kemenangan. Tim pun sudah bekerja dengan baik. Sangat disayangkan," tambah Rene.

Balapan dimenangkan Realteam by WRT #41, disusul JOTA #38 finis sebagai runner-up dan membuat mereka kukuh di puncak klasemen LMP2. WRT #31 yang gagal menambah poin dari dua balapan terakhir harus tergeser ke posisi kelima dengan 53 poin.

Seri berikut FIA WEC digelar di Fuji, Jepang, pada 11 September. Jika masih ingin juara, WRT #31 harus bisa memenangi dua balapan terakhir dan berharap rivalnya terpeleset.

Klasemen LMP2
1. JOTA #38 - 95 poin
2. United Autosportd #23 - 76 poin
3. Realteam by WRT # 41 - 68 poin
4. Prema Orlen #9 - 68 poin
5. WRT #31 - 53 poin

(mrp/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT