ADVERTISEMENT

Prajurit TNI AU Ini Siap Bidik Gelar Keduanya di Asia

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 13 Sep 2022 23:25 WIB
Petinju Indonesia Ilham Leoisa naik ring lagi bulan depan. Ilham yang merupakan prajurit TNI Angkatan Udara itu siap mempertahankan gelar WBC Asia di Bangkok.
Ilham Leoisa (kanan) siap merebut gelar WBC Asia Continental bulan depan (dok.XBC Sportech)
Jakarta -

Petinju Indonesia Ilham Leoisa naik ring lagi bulan depan. Ilham yang merupakan prajurit TNI Angkatan Udara itu siap merebut gelar WBC Asia di Bangkok.

Pada tahun 2018, Ilham yang kelahiran Muntok, Bangka, ini merebut gelar juara kelas ringan super WBC Asia Silver setelah mengalahkan Paiboon Lorkham di Jakarta. Prestasi Ilham membuka jalan bagi petinju lain dari Dirgantara Boxing Camp untuk mengejar prestasi di ajang tinju profesional.

Sayangnya, pandemi virus corona dan kesibukan di kesatuannya membuat Ilham harus vakum dari ring selama hampir tiga tahun lamanya. Dia akhirnya naik ring lagi pada 8 Juli menghadapi Nuttanit Sungseavee di Max Muay Thai, Pattaya. Petinju berusia 32 tahun itu menang TKO pada ronde pertama.

Petinju Indonesia Ilham Leoisa naik ring lagi bulan depan. Ilham yang merupakan prajurit TNI Angkatan Udara itu siap mempertahankan gelar WBC Asia di Bangkok.Petinju Indonesia Ilham Leoisa naik ring lagi bulan depan. Ilham yang merupakan prajurit TNI Angkatan Udara itu siap mempertahankan gelar WBC Asia di Bangkok. (Foto: dok.XBC Sportech)

Ilham pun menjaga rekor bertandingnya yang apik. Dari 11 duel, dia menang 10 kali, delapan di antaranya menang KO dan sekali kalah. Meski demikian, Ilham tak mau keburu puas.

Sebab dia mengincar gelar juara kelas welter WBC Asia Continental yang lowong dalam gelaran Night of the Champions yang digelar oleh XBC Sportech dan Evolution Fight Series di Bangkok 14 Oktober. Ilham akan menghadapi petinju Thailand Manat Sopatip.

"Saya berterima kasih kepada XBC Sportech dan TNI Angkatan Udara yang telah mendukung dan memberi kesempatan saya bertanding untuk mengejar gelar juara. Secara khusus saya berterima kasih kepada kesatuan yang telah memberikan dispensasi sehingga saya bisa menjalani waktu Latihan yang lebih Panjang," ujar Ilham yang berpangkat prajurit kepala ini dalam rilis kepada detikSport.

"Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan karena ini pertama kalinya saya bertanding di luar negeri. Selain itu, saya juga menghadapi petinju tuan rumah yang bertarung di depan pendukungnya," Ilham menambahkan.

Dalam pertarungan ini, Ilham naik satu kelas dari ringan super 63,5kg ke kelas welter 66,6kg. Program pertama yang harus dijalani adalah menaikkan berat badan demi mendapatkan tenaga pukulan yang lebih besar.

"Kami harus menaikkan beratnya hingga 70 kilogram untuk meningkatkan power pukulannya. Selain itu, latihan beban juga ditingkatkan. Kami telah menyiapkan lawan latih tanding dari kelas yang lebih tinggi agar Ilham tidak kaget menghadapi petinju dengan pukulan yang keras," ujar pelatih Dirgantara Boxing Camp Dominikus Mbawo.

CEO XBC Sportech Urgyen Rinchen Sim mengatakan pihaknya siap mendukung Dirgantara Boxing Camp untuk mencetak juara baru dari TNI AU, mengikuti jejak Ilham.

"Dirgantara Boxing Camp memiliki banyak petinju muda yang potensial. Kami siap bekerja sama dengan TNI-AU untuk meningkatkan prestasi petinju DBC. Hal ini sejalan dengan misi kami untuk membawa semakin banyak gelar juara ke Indonesia untuk Kembali menggairahkan tinju professional di Indonesia," ujar Sim.



Simak Video "Momen Parade Pesawat Tempur Warnai HUT TNI AU di Yogya"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT