ADVERTISEMENT

Panahan Indonesia Langsung Fokus ke Kualifikasi Olimpiade 2024

Mercy Raya - Sport
Kamis, 15 Sep 2022 19:22 WIB
Pemanah Indonesia Riau Ega Agatha Salsabilla (tengah), Arif Dwi Pangestu (kanan) dan Alviyanto Bagas Prastyadi (kiri) berselebrasi usai memenangkan pertandingan babak final nomor Recurve Beregu Putra Panahan SEA Games 2021 Vietnam di Hanoi Sports Training and Competition Center, Hanoi, Vietnam, Rabu (18/5/2022). Tim Indonesia meraih medali emas setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 6-2. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
Tim panahan Indonesia fokus ke Kualifikasi Olimpiade 2024. (Foto: ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta -

Setelah cabang panahan tak ditampilkan di SEA Games 2023 Kamboja, PP Perpani langsung memfokuskan atletnya menuju Kualifikasi Olimpiade 2024.

Panahan tak diperlombakan di multievent terbesar di Asia Tenggara itu lantaran tuan rumah, Kamboja, tak memiliki tim teknis dan tim nasional panahan.

Meski sempat menyayangkan dengan keputusan tersebut, PP Perpani tak ingin terlalu ambil pusing. Sebab, ada event yang jauh lebih penting yakni kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pertengahan tahun depan.

Manajer tim panahan Indonesia Ary Koeswiranto menyebut poin kualifikasi Olimpiade pertama berlangsung di World Archery Championship di Berlin, Jerman, pada 30 July- 6 Agustus 2023.

"Jadi dari sisi persiapan panahannya sendiri dengan Olympic qualification tidak ada pengaruh (dengan absen di SEA Games) karena mereka (kualifikasi Olimpiade) punya eventnya sendiri. Nah, untuk kualifikasi sendiri baru akan dimulai tahun depan," kata Ary kepada detikSport, Kamis (15/9/2022).

"Selain Kejuaraan Dunia Panahan, Asian Games 2022 di Huangzhou, China, juga masuk dalam perhitungan poin Olimpiade," tambahnya.

Saat ini, sebut Ary, total ada enam atlet panahan yang masih menjalani pemusatan latihan di Jakarta. Mereka ialah empat dari sektor putra; Riau Ega Agatha Salsabila, Arif Dwi Pangestu, Alviyanto Bagas, Lisnawanto Putro. Kemudian dari sektor putri ialah Rezza Octavia dan Pande Putut Gina.

"Semuanya berasal dari cabang recurve karena memang Pelatnas jadwalnya hingga Desember tahun ini. Kemungkinan di Januari 2023 kami usulkan full team, jadi ada empat putra dan empat putri. Sementara untuk kategori compound sudah menyelesaikan Pelatnas sejak selesai SEA Games Mei lalu," ujarnya.

"Harapan kami dari jumlah itu, kami bisa mendapatkan tiket Olimpiade untuk nomor perorangan putra, perorangan putri, beregu putra, karena menilai ada peluang. Kami juga berharap beregu putri bisa meraih yang sama," harap Ary.

Menukil sistem kualifikasi panahan unyuk Olimpiade Paris, World Archery menyiapkan 128 kuota. Jumlah ini terbagi untuk putra ada 64 tempat, yang kemudian dibagi lagi 59 quota place, 3 dari host country, 2 dari universality places. Begitu pun untuk kategori putri mendapatkan jumlah kuota dan pembagian yang sama dengan putra.

Pada Olimpiade edisi sebelumnya, panahan Indonesia meloloskan empat atletnya yaitu Diananda Chairunisa, Riau Ega Salsabila, Arif Dwi Pangestu, dan Bagas Prastyadi.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT