Ini Target PB PABSI di Kejuaraan Asia Angkat Besi 2022

ADVERTISEMENT

Ini Target PB PABSI di Kejuaraan Asia Angkat Besi 2022

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 08 Okt 2022 14:25 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 29:  Citra Febrianti of Indonesia competes in the Womens 53kg Weightlifting on Day 2 of the London 2012 Olympic Games at ExCeL on July 29, 2012 in London, England.  (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Target PB PABSI mengungkap target di Kejuaraan Asia Angkat Bes. (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Jakarta -

Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) punya target khusus di Kejuaraan Angkat Besi Asia 2022. Bukan medali emas, ini yang menjadi fokus Windy Cantika dkk.

Kejuaraan Asia Angkat Besi diselenggarakan di Manama, Bahrain, mulai 8 hingga 16 Oktober mendatang. Di ajang ini, Indonesia menurunkan 16 lifter andalannya. Ini adalah kejuaraan single event pertama mereka sejak terakhir kali tampil di Kejuaraan Asia Remaja dan Junior pada Juli 2022.

Meskipun menurunkan kekuatan penuh, PB PABSI tak mematok target khusus meraih medali emas di Kejuaraan Asia yang dikuti 186 lifter dari 29 negara tersebut.

"Target kami tidak harus medali emas tapi lebih melihat di mana posisi lifter-lifter kita di Asia. Kalau kita bisa masuk tiga besar saja berarti aman, tinggal incar untuk peringkat dunianya. Karena untuk Olimpiade kan diambil 10 besarnya," kata Kabid Binpres PB PABSI, Hadi Wihardja, kepada detikSport, Sabtu (8/10/2022).

"Misalnya 49 kg besok, peringkat pertama, kedua, dan ketiganya masih dikisaran angkatan 185 kg. Maka, kita bisa ambil posisi 5 besar karena kalau (maksa) lalu cedera di sini kan sayang. Lebih baik di Kolombia dapat poin," ujarnya.

"Jadi Kejuaraan Asia ini bagi internal kami selain seleksi untuk kualifikasi Olimpiade di Kolombia, awal Desember. Jam terbang lifter muda juga akan bertambah, sambil juga sebagai evaluasi akhir tahunan."

Selain Windy Cantika Aisah, Rahmat Erwin Abdullah, Riski Juniansyah, beberapa lifter terbilang masih muda dan butuh pengalaman bertanding seperti Natasya Beteyob, Nelly, Sarah, Tsabitha Alfiah Ramadhani, dan Restu Anggi.

"Harapannya dengan mereka turun di sini, bisa menjadi modal untuk SEA Games Kamboja 2023 nanti. Karena atlet Olimpiade kita sudah pasti tidak akan turun di Kamboja, seperti Windy, Rahmat, Riski itu sudah tak mungkin. Proyeksi mereka dunia. Kami pilih pelapis mereka," ujarnya.

"Kami harus cermat (memilih atlet untuk proyeksi Olimpiade dan SEA Games Kamboja). Kebetulan kami sebelumnya juga sudah dapat gambaran dari hasil di Yogyakarta kemarin, jadi walaupun junior tampil, pasti (dapat) medali lah di Kamboja," tuturnya.



Simak Video "Rezaldi Hehanussa Merapat ke Persib: Jarang Bermain di Persija"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT