Pegokar Qarrar Finis Kelima di Rok Cup Super Final

ADVERTISEMENT

Pegokar Qarrar Finis Kelima di Rok Cup Super Final

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 25 Okt 2022 04:04 WIB
Qarrar Firhand Ali
Qarrar Firhand Ali finis kelima di Rok Cup Super Final (dok.Qarrar Firhand Ali)
Lonato -

Pegokar muda Indonesia Qarrar Firhand Ali kembali mencapai hasil memuaskan di Italia. Dia finis kelima pada ajang Rok Cup Super Final.

Rok Cup Super Final ini dihelat di South Garda Karting Circuit, Lonato, Italia, Sabtu (22/10/2022) sore waktu setempat. Ini adalah penampilan ketiganya selama Oktober setelah Auttuno Finale, 8-9 Oktober dan Rok Cup Trophy, 15-16 Oktober.

Pada heat 1, Qarrar finis ketiga dan finis kedua pada heat 2. Lalu di heat 3, Qarrar masih ada di posisi kedua meski turun satu peringkat ke posisi keempat pada heat keempat.

Qarrar Firhand AliQarrar Firhand Ali finis kelima di Rok Cup Super Final Foto: dok.Qarrar Firhand Ali

Menghadapi 98 pegokar dari 28 negara, Qarrar berhasil tampil di Final A yang diikuti 36 peserta. Start dari posisi ketujuh, Qarrar mampu melewati dua pesaingnya untuk finis kelima dengan catatan waktu 11 menit 6,748 detik selama 12 lap. Ini merupakan peningkatan dari dua pekan lalu saat dia finis keenam usai menghadapi 112 pegokar.

Al senang bisa naik podium," tutur Al yang sudah nyaris setahun menuntut ilmu di Internasional School Brescia (ISB) di Brescia, Italia.

Pada ajang kali ini, Al juga didukung oleh salah satu tim besar LA Motorsport milik Luca Nordhera. Ayahanda Qarrar, Firhand Ali, juga ikut menemani sejak awal Oktober dan juga pamannya yang merupakan eks pebalap nasional Zahir Ali.

Selain Head Mechanic Rolland Chong dan Direktur Teknis, Faris Lutfi, ada juga dua sosok yang ikut andil membangun mental dan karakter Qarrar: Ricardo Paterni dan Lorenzo. Ricardo yang juga seorang talent manager dan Dosen psikologi di Universitas Pisa, Italia.

Secara mental, Qarrar diklaim mengalami kemajuan pesat. Ricardo menilai Qarrar punya masa depan cerah karena balapan sudah jadi passion-nya dan hanya butuh diarahkan dengan benar.

"Ia sudah punya semua, Ia pembalap cerdas. Bisa tenang.Tinggal bagaimana mengasahnya dengan tekun," tutur Ricardo dalam keterangan kepada media.

(mrp/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT