Lepas Tim Angkat Besi ke Kolombia, Ini Pesan Menpora ke Eko Yuli dkk

ADVERTISEMENT

Lepas Tim Angkat Besi ke Kolombia, Ini Pesan Menpora ke Eko Yuli dkk

Mercy Raya - Sport
Rabu, 30 Nov 2022 14:37 WIB
Menpora Lepas Tim Angkat Besi
Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta -

Menpora Zainudin Amali secara resmi melepas kontingen angkat besi ke Kejuaraan Dunia 2022. Ia berharap ada prestasi yang dibawa pulang.

Total ada 12 atlet yang dikirim ke Kejuaraan dunia, yang juga merupakan kualifikasi Olimpiade 2022 Paris. Ajang itu akan diselenggarakan di Bogota, Kolombia, 5-16 Desember ini.

"Hari ini saya baru saja melepas kontingen Indonesia yang akan bertanding di single event. Ini adalah keseriusan kami membina cabor ini," kata Amali di Wisma Kemenpora, Rabu (30/11/2022).

"Angkat besi merupakan salah satu cabor yang kami harapkan diandalkan untuk target peningkatan peringkat Indonesia di Olimpiade. Mudah-mudahan akan terus memperlihatkan progres peningkatan prestasi sehingga menjadi andalan Indonesia," tuturnya.

Menpora Lepas Tim Angkat BesiMenpora lepas Tim Angkat Besi (Foto: Mercy Raya/detikSport)

Dari 20 kelas yang dipertandingkan di Kejuaraan Dunia, PABSI mengikuti delapan kelas, yang terdiri dari kelas 61 kg, 73 kg, 89 kg untuk kategori putra, dan 49 kg, 55 kg, 59 kg, 71 kg, dan +87 kg untuk kategori putri.

Dari kelas-kelas tersebut, bahkan empat di antaranya diikuti oleh dua atlet dari Indonesia. Seperti Eko Yuli Irawan dan Ricko Saputra (kelas 61 kg), Rahmat Erwin Abdullah dan Rizki Juniansyah (73 kg), Natasya Beteyob dan Nelly (55 kg), dan Restu Anggi dan Tsabitha Alfiah Ramadani (71 kg).

"Tadi PABSI menyampaikan bahwa ini (kualifikasi Olimpiade) memang berat karena mereka harus bersaing dengan puluhan atlet dari berbagai negara, bahkan bersaing di antara mereka sendiri," Amali menjelaskan.

"Tapi ini olahraga. Sepanjang dilakukan sportivitas dan menghargai nilai-nilai olahraga, saya kira bersaing dengan sesama teman satu tim adalah satu hal yang wajib," ujarnya.

"Seorang atlet harus selalu siap untuk berhadapan dengan siapa pun. Dan paling penting juga bukan hanya kesiapan fisik, latihan, strategi, tapi mental dari atlet sendiri karena ini kejuaraan. Mohon dukungannya supaya mereka berangkat dengan gagah dan kelambali dengan prestasi yang membanggakan," ucap Menpora asal Gorontalo tersebut.

Sementara itu, Eko Yuli berterima kasih atas dukungan moril dan materiel yang diberikan oleh pemerintah menuju kualifikasi Olimpiade di Kolombia.

"Yang pasti saya tidak akan menyia-nyiakan anggaran yang sudah dikelaurkan. Ini akan kami maksimalkan dengan prestasi di Kolombia nanti," kata pemegang rekor dunia kelas 61 kg di angkatan clean and jerk ini.

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT