Al-Gashara: Jilbab, Emas, Curi Start

Al-Gashara: Jilbab, Emas, Curi Start

- Sport
Selasa, 12 Des 2006 16:39 WIB
Al-Gashara: Jilbab, Emas, Curi Start
Doha - Jilbab sempat membuatnya mencuri start, tapi karena jilbab pun Ruqaya al-Ghasara menuai popularitas tinggi di Asian Games.Ghasara menjadi buah bibir setelah memenangi final nomor lari 200 meter hari Senin (11/12/2006) kemarin, sekaligus menyumbangkan medali emas buat negaranya, Bahrain. Ia mencatat waktu 23,19 detik setelah melakukan sprint luar biasa di 10 meter terakhir.Perempuan berusia 24 tahun ini mendapat sorotan khusus karena ia berlari dengan pakaian yang kontras 180 derajat dengan pelari-pelari lainnya, yang umumnya berbaju di atas pusar dan celana ketat sangat pendek.Ghasara mengenakan pakaian berwarna putih-merah, yang mewakili bendera Bahrain, dan semua menutupi tubuhnya. Rambutnya dilindungi jilbab warna putih, yang ujungnya dibalutkan ke bawah dagunya.Setelah menyentuh garis finis pertama dan menang, atlet yang juga mahasiswa itu berlutut dan mencium trek Stadion Al-Khalifa, lalu melakukan victory lap. "Puji syukur kepada Tuhan saya bisa menang," kata atlet yang berat tubuhnya 65 kg itu. "Saya layak mendapatkan emas di nomor 200 meter. Saya memang yang terkuat dan terbaik.""Saya punya keinginan besar untuk menunjukkan bahwa tak ada masalah dengan pakaian seperti ini. Saya ingin bilang, saya amat berterima kasih menjadi muslim. Ini adalah sebuah berkah...," sambungnya dikutip AFP."Ini kemenangan untuk semua wanita muslim. Saya menyarankan semua perempuan muslim berolahraga, atletik. Ini bagus untuk kesehatan dan negara Anda."Sehari sebelum mendulang emas Ghasara, yang mulai menggeluti nomor sprint sejak empat tahun lalu, hanya kebagian medali perunggu di nomor paling bergengsi, 100 meter. Ia bahkan sempat "mengacaukan" lomba karena tertangkap mencuri start."100 meter sangat sulit buat dia. Dia pakai jilbab dan itu menyaring telinganya. Makanya dia agak sulit mendengar dan membuat start duluan," kata pelatihnya, Nooruddin Tajin.Ditambahkan Tajin, Asian Games 2006 adalah event internasional terbesar pertama yang dimenangi Ghasara, yang kebetulan juga baru pertama kali mengikuti ajang se-Asia ini.Sebelumnya prestasi terbaik Ghasara adalah medali perak di nomor 60m, 200m, dan 400m, di Kejuaraan Indoor Asia di Teheran (Iran) pada 2004, serta dua perak di Kejuaraan Pan-Arab di Amman 2006. (a2s/mel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads