Loeb yang merupakan pereli paling sukses dalam sejarah WRC dengan empat gelar dan 37 kali kemenangan, mengalami tabrakan di hari pertama di Swedia. Akhirnya ia tak dapat melanjutkan lomba karena mengalami masalah mesin.
Hasil yang tidak memuaskan di Reli Swedia tersebut membuat Loeb tertinggal enam poin dari pereli tim Ford Mikko Hirvonen dalam klasemen. Loeb pun mencoba untuk mengejar ketertinggalannya di Reli Meksiko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini mungkin menjadi kasus bagi saya di Meksiko dimana bukanlah reli yang mudah. Trek akan bervariasi, dengan perpaduan jalan mulus yang lebar dan jalan mulus dan lambat dengan beberapa bagian," ungkap Loeb.
Yang jelas Loeb tidak mau gegabah saat tampil nanti. "Saya akan menanganinya secara hati-hati karena kami tidak dapat membarkan celah dengan pesaing kami menjadi lebih lebar," tukasnya. (key/arp)











































