Hadapi IBL 2022, Hangtuah Rekrut 2 Pemain Asing Ini

Mohammad Resha Pratama - Sport
Jumat, 12 Nov 2021 02:00 WIB
Pemain asing Hangtuah Jakarta di IBL 2022 LaQuavius Cotton
Hangtuah Jakarta rekrut LaQuavius Cotton untuk IBL 2022 (dok.Hangtuah Jakarta)
Jakarta -

Hangtuah Jakarta sudah mempersiapkan diri menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2022. Ada dua pemain asing direkrut, siapa saja?

Pada acara first round IBL Draft 2022, Rabu (10/11/2021) malam WIB, Hangtuah memilih Anton Waters pada first round. Sementara itu di second round, Hangtuah menunjuk LaQuavius Cotton. Pemilihan Waters dan Cotton ini sudah melalui pertimbangan matang manajemen klub.

Hangtuah memang membutuhkan power forward yang juga bisa bermain di posisi center, seperti Waters. Sementara Cotton akan diandalkan sebagai mesin poin karena berposisi shooting guard sekaligus small forward.

"Jadi di ronde pertama kita sudah memilih Anton Waters di mana dia posisinya nomor 4 (power forward) atau 5 (center), jadi big man lah. Nah untuk second round kita memilih pemain yang berbeda tipenya, supaya variasi permainannya ada dan tidak monoton. Jadi kita memilih pemain yang bisa bermain di nomor 3 (small forward) atau 2 (shooting guard)," ucap Vice President Hangtuah Jakarta, Eddi Danusaputro, dalam rilis kepada detikSport.

Dari dua nama itu, Cotton tak asing untuk Hangtuah karena pernah memperkuat tim itu pada IBL 2019. Maka dari itu, Eddi berharap Cotton bisa memberikan performa yang lebih oke di kesempatan keduanya ini.

Apalagi Eddi mengaku suka dengan etos kerja Cotton yang bisa ditularkan ke rekan-rekan setimnya.

"Yang lebih penting lagi kita sudah tahu attitude-nya bahwa dia coachable, mau mendengarkan kata coach. Work ethic juga bagus, sering kali selesai latihan bukannya langsung pulang dia malah bertahan untuk latihan free throw, latihan shooting, dan sebagainya. Memang etos kerjanya dua musim lalu sangat bagus dan bisa jadi role model untuk pemain lokal kita. Jadi kita mantap memilih pemain ini," sambung pria yang juga Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia ini.

Sementara itu, pelatih Hangtuah, AF Rinaldo, menyebut ada empat alasan kenapa memilih Cotton. Pertama, soal pengalaman Cotton di IBL, lalu kedua soal postur tubuh, sementara ketiga adalah chemistry dengan para pemain lokal, dan juga terakhir adalah serbabisa.

"Dia juga salah satu pemain yang mendapat respek dari pemain asing yang lain waktu liga sebelum pandemi. Q Cotton bisa bermain di posisi 2, 3, bahkan 4. Dia sangat versatile, banyak posisi yang bisa dia mainkan. Tergantung nanti situasi di lapangan seperti apa," ujar Rinaldo.

Hangtuah Jakarta juga mengikat rookie dari Universitas Diponegoro, yakni Topo Adi Saputro. Pemain 22 tahun ini kerap bermain sebagai guard dengan tinggi 184 cm.

(mrp/yna)