IBL 2022 Dihantam COVID-19

Adhi Prasetya - Sport
Minggu, 30 Jan 2022 23:30 WIB
Indonesia Patriots akhirnya meraih kemenangan pertamanya di IBL 2022. Kepastian itu setelah mereka mengalahkan Evos Thunder Bogor pada laga lanjutan seri I Jakarta dengan skor 58-53 di Hall Basket Senayan, Jakarta Pusat, Selasa sore (18/1),
Ada tujuh kasus COVID-19 di skuad Indonesia Patriots. Foto: dok. IBL
Bandung -

Kompetisi basket IBL 2022 terganggu oleh kasus COVID-19. Sudah tiga pertandingan seri kedua di Bandung yang harus ditunda karena sejumlah pemain dinyatakan positif terpapar virus tersebut.

Diumumkan situs resmi IBL, tiga laga tersebut adalah Satria Muda Pertamina vs Evos Thunder Bogor, Satya Wacana Salatiga vs Pelita Jaya, dan Indonesia Patriots vs NSH Mountain Gold Timika.

Laga pertama seharusnya digelar Sabtu (29/1/2022), sementara dua laga lainnya dijadwalkan digelar pada Minggu (30/1). Jumlah kasus COVID-19 di masing-masing laga beragam, namun membuat panitia mengambil sikap tegas untuk mencegah penularan lebih lanjut.

Di laga Satria Muda vs Evos, satu pemain SM yakni Arief Febri dinyatakan positif setelah menderita demam seusai latihan. Namun para pemain lainnya dinyatakan negatif.

Sehari berselang, Satya Wacana vs Pelita Jaya ditunda karena Govinda Julian Saputra dan Fernando Fransco Manansang dinyatakan positif dalam tes yang digelar 28 Januari lalu, saat Pelita Jaya tiba di Bandung. Hasil tes baru keluar dua hari berselang.

Pada hari yang sama, Patriots vs NSH juga ditunda karena tujuh pemain Patriots dinyatakan positif COVID-19 dalam tes yang keluar pada 29 Januari lalu. Hal itu membuat Patriots tak bisa masuk ke gelembung IBL hingga dinyatakan aman oleh panitia.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah dalam keterangannya meminta semua pihak untuk tetap disiplin dalam menjaga protokol kesehatan. Jeda antar seri diharapkan tak membuat siapapun jadi melonggarkan kewaspadaan.

"Diperlukan tangung jawab dan peran dari semua pihak yang terlibat dalam kompetisi untuk terus menjaga protokol Kesehatan, mulai dari panitia, wasit, pemain dan official. Adalah tanggung jawab klub untuk menjaga pemain dan ofisial mereka," ujar Junas, Minggu (30/1).

Dari tiga tim yang terpapar COVID-19, ada Satria Muda yang dijadwalkan kembali bermain pada Senin (31/1) menghadapi Amartha Hangtuah. Namun kepastian jadi tidaknya laga tersebut dihelat masih menunggu keputusan akhir dari IBL.

"Are we going to have game or not tomorrow? Jawabannya masih menunggu hasil PCR tim. Jika tidak ada kasus tambahan, maka Satria Muda Pertamina akan bermain melawan Amartha Hangtuah sesuai jadwal," bunyi pernyataan Satria Muda lewat media sosial.

Jumlah kasus COVID-19 sedang meningkat lagi di Indonesia. Per Minggu (30/1), ada 12.422 kasus baru, dengan total kasus aktif sebesar 61.718.

(adp/rin)