Jelang FIBA Asia Cup, Erick Thohir Minta Ini ke Timnas Basket

Mercy Raya - Sport
Jumat, 01 Apr 2022 22:25 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir meminta persiapan Timnas Indonesia menuju FIBA Asia Cup 2022 terus digenjot. Soal penyelenggaraan jangan diragukan, levelnya disebut sudah kelas dunia.

Erick menyatakan hal itu karena ia tak ingin Indonesia hanya sukses penyelenggaran, tapi justru prestasi tim pebasketnya jeblok.

"Kuncinya sekarang persiapan Tim Nasional, kalau persiapan penyelenggaraan kita sudah kelas dunia lah. Kita sudah bisa (gelar) MotoGP 2022, Asian Games 2018 tinggal Timnas kita yang harus kita dorong," kata Erick dalam acara 'Ngobrol Bareng Anak Basket FIBA Asia Cup Indonesia 2022' di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (1/4/2022).

Berbagai hal pun diakuinya telah dilakukan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) untuk meningkatkan kualitas para pemain. Salah satunya training camp yang digelar selama tiga bulan.

"Makanya semua kegiatan olahraga nasional dihentikan untuk Timnas. Ini sebuah komitmen yang selama ini kalau kadang-kadang kalau persiapan kita tarik ulur, tapi ini luar biasa klub rela, liga rela untuk Timnas," katanya.

Seperti diketahui, setelah menyelesaikan seri reguler Indonesia Basketball League (IBL) pada 31 Maret lalu. Babak play off baru akan dilanjutkan pada 11 Agustus mendatang atau setelah FIBA Asia Cup 2022.

Guna memperkuat tim, Erick yang juga merupakan FIBA Board Member mengatakan pemerintah bahkan telah memanggil lima pemain yang tengah berada di luar negeri untuk memperkuat Timnas basket di FIBA Asia Cup 2022. Mereka antara lain Derrick Michael, Fatih Respati, Brandon Jawato, Marques Bolden, dan Agassi Goantara.

"Karena itu, kami panggil pemain yang terbaik untuk bergabung seperti Derrick Michael yang ada di NBA Junior sekarang, lalu Marques Bolden yamg selevel NBA juga," ujarnya.

"Tim pelatih juga tidak tanggung-tanggung dua dari Serbia, negara yang cukup populer bola basketnya dan tim dari Amerika juga baik fisik maupun pelatih skill dan individu juga didatangkan. Ya, kita coba yang terbaik dan mudah-mudahan kita bisa tunjukkan dan seperti Pak Menpora katakan bahwa kita bukan bangsa kecil, tapi bangsa yang bisa sejajar dengan negara lain di dunia," Erick mempertegas.

(mcy/cas)