Tiga Tantangan Terberat di The Apprentice: ONE Championship

Mohammad Resha Pratama - Sport
Rabu, 02 Feb 2022 22:10 WIB
The Apprentice: ONE Championship
Salah satu tantangan terberat di The Apprentice: ONE Championship (dok.The Apprentice: ONE Championship)
Jakarta -

The Apprentice: ONE Championship musim pertama sudah tuntas tahun lalu. Apa saja sih tantangan terberat para peserta?

Digelar di tengah pandemi COVID-19, The Apprentice yang diikuti 16 peserta dengan berbagai macam kelebihan itu selesai Juni lalu. Jessica Ramella jadi pemenang usai mengalahkan Louis Sanggalang.

Jessica asal Venezuela itu berhasil menuntaskan tantangan fisik maupun bisnis yang diberikan oleh CEO sekaligus Chairman ONE Championship Chatri Sityodtong. Nah, acara ini ternyata menarik banyak peminat sehingga mendapat dua penghargaan tahun lalu.

Oleh karenanya, demi menghadirkan lagi serunya persaingan para peserta di The Apprentice musim pertama, ONE bekerjasama dengan penyedia layanan streaming Netflix memutar kembali ke-13 episode mulai Selasa (1/2/2022) kemarin.

Tidak ada revisi naskah sama sekali dan bisa ditonton di lebih dari 150 negara di dunia, termasuk Indonesia. Kebetulan ada wakil Indonesia Paulina Purnomowati yang ikut bertanding di sana meski dia tersisih di 2-3 episode jelang penutupan musim pertama.

Berikut tiga tantangan terberat yang harus dihadapi para peserta sebagai panduan Anda untuk menonton.

1. Memanjat Tali di Ketinggian

Di salah satu episode, ada tantangan yang mewajibkan para kandidat untuk menuruni dan lanjut memanjat tali dari ketinggian sekitar empat meter. Mereka akan dibagi ke dalam dua tim, dan masing-masing anggota diwajibkan menuruni dan memanjat tali.

Tim yang berhasil menyelesaikan tantangan paling cepat akan dianggap sebagai pemenang. Meski dilengkapi alat keselamatan mumpuni, tantangan ini tentu bukan sesuatu yang mudah dilewati apalagi bagi kandidat yang takut akan ketinggian.

Terlebih, adrenalin semakin terpompa karena dituntut untuk bisa lebih cepat dari tim lawan. Anggota tim yang tidak berhasil menyelesaikan tugas tentu akan mendapat rapor merah.

2. Menyelamatkan Diri dalam Simulasi Kecelakaan Helikopter

Tantangan fisik lain yang harus dijalani kandidat adalah saat mereka harus melepaskan diri dalam situasi ekstrem. Mereka ditempatkan dalam simulasi kecelakaan helikopter dan bisa saja tenggelam, jika tak selamat dalam waktu yang ditentukan.

Selain ketenangan dan keberanian, ada insting para peserta yang bermain untuk menyelamatkan diri serta tentunya kemampuan berenang sangatlah krusial. Usai lolos dari puing, kecepatan menyelam di dalam air juga diuji karena ada batas udara di dalam tabung oksigen dan harus digunakan untuk mencapai daratan.

3. Duel Grappling

Tantangan fisik ketiga adalah gulat dan memang tidak seekstrim dua tantangan sebelumnya. Tapi, kemampuan fisik akan menentukan karena grappling mengandalkan kemampuan membelit dan mengunci. Tapi, di satu sisi juga berbahaya karena bisa membuat lawan kesulitan bernafas.

Apalagi hampir seluruh kandidat masih hijau di olahraga ini sehingga bisa saja membahayakan. Meski demikian, para peserta tetap antusias mengikutinya dan bahkan menjalani latihan seperti halnya atlet ONE Championship.

Pemenangnya pun akan ditentukan dari bagaimana mereka menguasai teknik, bukan semerta-merta dari cara seberapa besar mereka mengeluarkan tenaga.



Simak Video "Netflix Bakal Luncurkan Fitur Live Streaming?"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/nds)