detiksport
Follow detikSport
Kamis, 28 Des 2017 19:05 WIB

Yamaha Tetap Akan Kesulitan Sekalipun Lorenzo Bertahan

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta - Yamaha gagal bersaing dengan Honda dan Ducati di musim 2017. Bos Yamaha Lin Jarvis menilai situasi timnya akan sama seandainya Jorge Lorenzo tetap bertahan.

Pebalap Spanyol itu hengkang ke Ducati setelah menghabiskan sembilan musim bersama pabrikan Jepang itu. Selama periode tersebut, Lorenzo sukses menggondol tiga titel juara dunia, sampai digantikan Maverick Vinales.

Duet Vinales dan Valentino Rossi tidak sanggup berbuat banyak usai hanya meraih empat kemenangan dalam 18 seri. Cengkeraman bagian belakang motor menjadi masalah motor mereka di sepanjang musim sehingga Vinales hanya mampu finis ketiga dan Rossi kelima di klasemen akhir.

"Apakah kami merindukan dia (Lorenzo) sampai seperti itu? Tidak," ucap Jarvis di Autosport. "Tentu saja kami memiliki hubungan yang panjang dengan Jorge, dia memenangi tiga titel juara dunia dengan kami. Jadi kami punya banyak memori indah tentang Jorge dan kami masih melihat dia di sekitar paddock."

"Saya pikir kami masih akan tetap mengalami masalah yang sama yang kami punya dengan Jorge maupun tanpa dia. Saya merindukan dia dalam level sosial, tapi saya pikir tidak dalam kaitannya dengan performa tim."

"Maverick menjalani sebuah musim yang sangat bagus dengan kami, finis ketiga, dia membuat sebuah langkah maju. Secara potensi dia bisa saja mendapatkan hasil lebih baik kalau kami memberi dia peralatan yang lebih baik," lanjut Jarvis.

"Apa yang sudah kami lalui dengan Jorge merupakan momen yang hebat. Namun, sekarang kami berada di jalan yang berbeda dan itu juga bagus." (rin/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed