detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 06 Sep 2020 08:06 WIB

KTM Kepengin Rekrut Andrea Dovizioso, tapi...

Bayu Baskoro - detikSport
PHILLIP ISLAND, AUSTRALIA - OCTOBER 26: Andrea Dovizioso of Italy and Ducati Team looks on during the press conference at the end of the MotoGP of Australia - Qualifying for the 2019 MotoGP of Australia at Phillip Island Grand Prix Circuit on October 26, 2019 in Phillip Island, Australia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) KTM sempat mau menggandeng Andrea Dovizioso buat jadi pebalapnya di 2021. (Foto: Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta -

KTM dilaporkan berminat menggaet Andrea Dovizioso sebagai pebalapnya. Ada satu kendala yang membuat tim asal Austria tersebut gagal merekrut Dovi, apa itu?

Dovizioso dipastikan tak lagi membalap di tim Ducati mulai musim MotoGP 2021. Rider 34 tahun itu tak memperpanjang kontraknya di tim yang sudah dia bela sejak 2013 tersebut.

Masalah uang dituding menjadi penyebab runner up MotoGP 2019 itu tak melanjutkan kariernya di Ducati. Dovizioso meminta kenaikan gaji atas performanya yang selalu menjadi penantang serius dalam perebutan juara sejak 2017, tetapi Ducati tak bisa mengabulkan tuntutan tersebut di tengah krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Alhasil, Dovizioso bakal berstatus tanpa tim sekelarnya musim MotoGP 2020. Meski begitu, beberapa tim kabarnya berminat menarik Dovi sebagai ridernya di tahun depan.

Salah satu tim yang disebutkan tertarik dengan Dovizioso adalah KTM. Keduanya bahkan sudah sempat bertemu, meski pada akhirnya tidak ada kesepakatan yang terjadi.

Pit Beirer selaku bos KTM mengakui jika pihaknya menginginkan Andrea Dovizioso. Namun, KTM tak bisa merekrutnya sebagai pebalap lantaran mereka tak bisa memenuhi permintaan yang disodorkan manajer Dovi, Simone Battistella, di saat krisis ekonomi seperti sekarang.

"Sangat menyakitkan melihat situasi seperti ini. Dovizioso adalah pebalap luar biasa dan juga seorang teman, kami sudah berbicara dua bulan lalu," kata Beirer kepada Sky Italia.

"Semua pihak menginginkannya. Di satu sisi ada permintaan dari manajer dan di sisi lain, kemungkinan konkret dari perusahaan," sambungnya.

"Kami tak boleh lupa jika ada tekanan tinggi terkait COVID-19, sehingga sulit untuk menemukan kesepakatan," ujarnya mengenai KTM yang hampir mendapatkan Andrea Dovizioso.



Simak Video "Dovizioso Ngamuk Usai Kualifikasi MotoGP Aragon"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com