detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 20 Nov 2020 18:17 WIB

Marc Marquez Dapat 'Peringatan' Begini dari Mantan Dokter MotoGP

Yanu Arifin - detikSport
JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - JULY 23: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team arrives on track after the surgery on Tuesday in Barcelona during the MotoGP of Andalucia - Previews at Circuito de Jerez on July 23, 2020 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Marc Marquez mengalami cedera lengan humerus. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Cervera -

Marc Marquez masih menjalani tahap pemulihan cedera lengannya. Mantan dokter MotoGP memberinya peringatan terkait kondisinya, jika ingin cepat sembuh.

Marquez dipastikan menutup kejuaraan dunia MotoGP 2020 lebih cepat. Cedera lengannya, yang didapat di MotoGP Spanyol, memaksanya menepi hampir semusim.

Di Sirkuit Jerez Juli lalu, Marquez mengalami crash di Turn 3. Ia terjatuh dari motor Honda RC213V miliknya dalam kecepatan 149 km/jam, yang membuatnya mengalami patah tulang humerus atau tulang lengan bagian atasnya.

Marquez sempat menjalani operasi pada Juli. Sempat menjalani pemulihan, juara dunia MotoGP enam kali itu kemudian cedera di area yang sama lagi, karena lengannya dipakai membuka jendela.

Operasi yang kedua itu membuat Marquez menepi lama. The Baby Alien sampai harus melewatkan sisa kejuaraan MotoGP 2020, yang membuat gelar juaranya kini lepas ke tangan Joan Mir.

Dr Claudio Costa, pendiri Clinica Mobile, menyoroti kondisi Marc Marquez. Costa menilai masih ada masalah dari hasil operasi kedua Marquez.

Pebalap Spanyol itu didiagnosa mengalami pseudoarthrosis, atau kondisi proses penyembuhan tulang akibat patah tidak berjalan sesuai rencana alias sulit menyatu. Guna mengatasinya, Marquez disarankan menjalani operasi ketiga, yang membuat keikutsertannya di tes pramusim 2021 juga terancam.

"Marc mengalami patah tulang humerus di daerah di atas saraf, jadi dari sudut pandang ini, seharusnya tidak ada masalah. Humerus yang dioperasikan dengan sekrup dan pelat membutuhkan waktu tiga bulan untuk sembuh, tetapi terkadang konsolidasi membutuhkan waktu lebih lama dan dalam kasus terburuk Ini dapat menyebabkan gagalnya tulang menyatu," kata Costa kepada GP One.

"Jika ini adalah satu penundaan, kita dapat menunggunya bahkan sampai tiga bulan lagi. Tetapi kita berbicara tentang seorang pebalap yang harus kembali di trek pada akhir Februari.

"Jika tulang Marc belum menyatu, pemulihannya akan sangat lama. Dia pasti sudah dioperasi sekarang. Jika dia harus menjalani operasi sekarang, maka dia hampir tidak akan siap untuk tes pramusim. Anda harus sangat berhati-hati dengan waktu pemulihan," katanya.

Jadwal tes pramusim MotoGP 2021 sudah dirilis, meski masih bersifat sementara. Tes akan dimulai di Malaysia pada 14-16 Februari 2021, dan Qatar pada 10-12 Maret 2021.

(yna/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com