MotoGP Akan Tetap Besar Dengan atau Tanpa Valentino Rossi

Adhi Prasetya - Sport
Rabu, 25 Agu 2021 18:29 WIB
ASSEN, NETHERLANDS - JUNE 24: Valentino Rossi of Italy and Petronas Yamaha SRT smiles during the MotoGP press conference pre-event during the MotoGP of Netherlands - Previews at TT Circuit Assen on June 24, 2021 in Assen, Netherlands. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Rossi akan pensiun usai MotoGP 2021. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Pesona Valentino Rossi tak bisa dipungkiri ikut berjasa menarik banyak orang untuk menggemari MotoGP. Namun ia menegaskan, dengan atau tanpa kehadirannya di lintasan, ajang balap motor paling bergengsi sedunia itu akan tetap memikat.

Rossi sudah berkiprah di ajang grand prix sejak 1996, dan menembus kelas premier pada 2000. Selama membalap lebih dari seperempat abad, Rossi sudah keluar sebagai juara dunia sebanyak 9 kali, 7 di antaranya di kelas 500 cc/MotoGP.

Catatan prestasi tersebut membuat Rossi digandrungi banyak penggemar. Barisan pendukung di tribune yang berbaju kuning dan mengibarkan bendera kuning dengan hiasan nomor 46 adalah pemandangan yang biasa ditemui saat balapan.

Sekarang, The Doctor tengah menjalani musim terakhirnya di MotoGP, mengingat ia akan pensiun tahun depan. Untuk awal-awal, ketiadaan dirinya di lintasan tentu akan menjadi pemandangan ganjil, mengingat pecinta balap sudah terbiasa dengan kehadirannya selama 26 tahun.

Meski begitu, Rossi menyangkal pensiunnya ia akan membuat daya tarik MotoGP berkurang. Sebab, jauh sebelum kehadirannya, sudah ada rider-rider yang lebih dulu menciptakan sejarah.

"MotoGP sudah ada sebelum kehadiran Valentino Rossi dan akan terus berlanjut setelah saya pensiun. Dalam beberapa tahun terakhir, persaingannya terus meningkat," ujar Rossi, dikutip situs resmi MotoGP.

"Sebelumnya, para pebalap memiliki hasrat yang tinggi dan segalanya dilakukan dengan segenap hati, sekarang para pebalap dididik dalam akademi seperti milik saya agar bisa berkembang."

"Hal itu tetap menyenangkan, tapi sekarang penuh dengan kerja keras. Kami mulai dengan membantu adik saya (Luca Marini), (Franco) Morbidelli, (Andrea) Migno, lalu memiliki tim di Moto3, di Moto2, jadi MotoGP adalah langkah terakhir."

"Sulit memang karena segalanya lebih besar, tapi saya pikir kami sudah siap. Akhirnya, kami berhasil membuat tim untuk para pebalap kami dan mencoba mendukung mereka di MotoGP. Penggemar dari Italia tak perlu khawatir soal masa depan MotoGP tanpa saya," jelas Valentino Rossi.

Lihat juga video 'Rossi Ikut Sedih Vinales Dicoret dari MotoGP Austria':

[Gambas:Video 20detik]



(adp/krs)