Karena Rossi Jauh Lebih Besar daripada Marquez

Okdwitya Karina Sari - Sport
Senin, 13 Des 2021 18:21 WIB
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - NOVEMBER 04:  Valentino Rossi of Italy and Movistar Yamaha MotoGP leads Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team during the MotoGP race during the MotoGP Of Malaysia - Race at Sepang Circuit on November 4, 2018 in Kuala Lumpur, Malaysia.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Di MotoGP Valentino Rossi tak bisa digantikan siapapun, termasuk oleh Marc Marquez. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta -

Manajer umum Yamaha Lin Jarvis mengatakan, figur Valentino Rossi tidak akan dapat digantikan siapapun di MotoGP, tidak terkecuali oleh Marc Marquez.

Rossi akhirnya pensiun dari MotoGP di akhir musim 2021. The Doctor mundur dengan torehan sembilan titel juara dunia, tujuh di antaranya diperoleh di kelas utama. Sebanyak 89 kemenangan dan 199 podium diraih Rossi dalam 372 start.

Nama Valentino Rossi dikenal tidak sekadar aksi-aksinya menunggangi motor balap di atas lintasan. Namun, lebih dari itu Rossi bisa disebut sebagai ikon MotoGP. Italiano berusia 42 tahun itulah yang berperan besar membesarkan olahraga ini.

Kemunculan Marc Marquez pada 2013 tidak dipungkiri mengikis dominasi Rossi. Rider Spanyol itu muncul sebagai idola baru seiring dengan kesuksesannya memenangi enam titel juara dunia MotoGP.

Fabio Quartararo belakangan digadang-gadang untuk menjadi pebalap besar di masa depan, menyusul keberhasilannya memenangi MotoGP 2021. Akan tetapi, menurut Lin Jarvis, Valentino Rossi lebih besar dari pebalap manapun di era modern.

"Tidak adanya Valentino di MotoGP akan ada pengaruhnya karena dia itu unik. Kalau setiap orang ditanyai: 'Siapa itu Marquez?', banyak orang tidak tahu. 'Siapa itu Quartararo?', 'Saya tidak tahu.' 'Siapa itu Valentino Rossi?' maka semua orang bisa menjawab," kata Lin Jarvis kepada Moto Revue.

"Semua orang tahu dia. Nama dia punya daya tarik secara global. Tapi bagaimanapun, saya optimistis dengan masa depan MotoGP, karena ada beberapa pebalap muda yang berbakat."

"Pensiunnya dia mewakili akhir dari sebuah era. Dia itu salah satu ikon unik yang muncul di setiap olahraga di waktu tertentu. Tapi untuk masing-masing ikon, akan selalu ada akhir di dalam karier mereka," lugas Jarvis mengenai Valentino Rossi.

Tonton juga Video: Ronaldo Hingga Pirlo Melepas Valentino Rossi

[Gambas:Video 20detik]



(rin/krs)