Marc Marquez Masih Bingung sama Motornya Sendiri?

Afif Farhan - Sport
Jumat, 13 Mei 2022 17:35 WIB
LAGOA, ALGARVE, PORTUGAL - APRIL 23:  Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team starts from box during the MotoGP Of Portugal - Qualifying at Autodromo do Algarve on April 23, 2022 in Lagoa, Algarve, Portugal. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Marc Marquez Masih Bingung Sama Motornya Sendiri? (Getty Images)
Jakarta -

Jelang MotoGP Prancis 2022, rider Honda Marc Marquez mengaku masih kesulitan beradaptasi dengan motornya. Apa masalah apa sih, Baby Alien?

Marc Marquez masih belum terlihat gemilang di MotoGP 2022. Dari enam ajang yang sudah digelar, Marquez masih belum dapat podium juga dan cuma empat kali balapan karena di dua ajang alami cedera.

Jelang MotoGP Prancis 2022 pada akhir pekan ini, Marc Marquez mengaku sudah lakukan persiapan terbaik. Terakhir di Sirkuit Jerez, Marquez bisa unjuk gigi dengan finis di nomor keempat.

"Hal pentingnya adalah terus membangun, terus meningkat, dan terus mendekat dengan pebalap terdepan. Di Jerez kami membuat kemajuan dan sekarang kami mesti terus maju, terutama setelah tes, penting untuk melihat bagaimana segalanya," ujarnya dilansir dari Crash.

Marc Marquez (93), of Spain, steers through a turn during an open practice session for the MotoGP Grand Prix of the Americas motorcycle race at the Circuit of the Americas, Saturday, April 9, 2022, in Austin, Texas. (AP Photo/Eric Gay)Marc Marquez (AP)

Ada satu masalah yang dialami Marc Marquez pada awal MotoGP 2022 ini. Marquez mengaku masih kesulitan beradaptasi dengan motornya sendiri, RC213V-S!

"Saya tidak mengerti di mana batasnya. Saya berusaha untuk selalu cepat, tidak terburu-buru, melebih-lebihkan, atau tidak melakukan banyak kesalahan," ungkapnya.

"Sekarang saya bisa mengendarai motor dengan kecepatan yang konstan, tetapi masih lambat," lanjutnya.

Marc Marquez menutup, dirinya akan coba lebih maksimal dengan memanfaatkan ban depan. Tapi harus berhati-hati, karena risikonya bisa jatuh!

"Secara pribadi, saya masih banyak berjuang dengan ban depan karena putarannya lambat. Kami harus memahami lebih jauh karena kalau saya coba mendorong lebih banyak, maka mudah untuk jatuh," tutupnya.

(aff/rin)