Jorge Martin crash usai ditabrak Raul Fernandez di MotoGP Catalunya 2026. Martinator melampiaskan amarahnya di paddock hingga mendorong manajer tim Aprilia.
MotoGP Catalunya digelar di Sirkuit Catalunya, Minggu (17/5/2026) malam WIB. Balapan diwarnai 2 kali start ulang akibat crash mengerikan Alex Marquez di lap ke-12, serta crash Johann Zarco, Francesco Bagnaia, dan Luca Marini selepas restart pertama.
Petaka dialami Martin setelah restart kedua. Berada di posisi kedua, motornya ditabrak Raul Fernandez dari belakang hingga terjatuh di gravel.
Martin pun tak bisa menyelesaikan balapan akibat insiden tersebut. Dia memasuki paddock dengan kekecewaan karena gagal meraih poin di MotoGP Catalunya 2026.
Kekecewaan dan amarah ditunjukkan Martin di paddock. Rider tim Aprilia itu bertepuk tangan dengan sinis dan berusaha ditenangkan bos Aprilia Massimo Rivola serta manajer tim Paolo Bonora.
Alih-alih tenang, Martin justru semakin emosi. Dia bahkan sampai mendorong tubuh Bonora dan kejadian itu terekam kamera MotoGP.
Martin amat menyesalkan sikap emosionalnya di paddock. Juara MotoGP 2024 ini meminta maaf kepada Aprilia, khususnya Paolo Bonora yang sudah didorongnya.
Sparks are flying in the Aprilia garage!#CatalanGP 🏁 pic.twitter.com/nW3aG5Oe4H
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) May 17, 2026
"Saya ingin mengatakan bahwa saya sangat kecewa dengan cara saya memasuki pit box. Saya mencoba rileks selama balapan, tetapi begitu saya masuk [paddock] semuanya kembali tegang," kata Martin dalam video yang diunggah akun X MotoGP.
"Saya pergi untuk meminta maaf kepada Paolo Bonora karena saya mendorongnya, kejadian ini sama sekali tidak perlu. Saya mencarinya di kantornya tetapi dia tidak ada [di sana] jadi saya akan pergi sekarang," ujarnya.
Martin boleh jadi kecewa karena pada race sebelumnya di Prancis dia berhasil menjadi kampiun. Rider berusia 28 tahun ini tertahan di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 di bawah rekan setimnya Marco Bezzecchi.
Simak Video "Video: Penuh Drama, Diggia Juara MotoGP Catalunya 2026"
(bay/raw)