Angin di JCC Jadi Tantangan Besar Para Pebulutangkis

Angin di JCC Jadi Tantangan Besar Para Pebulutangkis

Mercy Raya - Sport
Minggu, 11 Jun 2017 18:14 WIB
Angin di JCC Jadi Tantangan Besar Para Pebulutangkis
Angin jadi tantangan besar di Indonesia Open 2017. (Foto: Hasan Alhabshy)
Jakarta - Sejumlah atlet telah melakukan ujicoba lapangan di Jakarta Convention Centre sejak Sabtu (10/6) kemarin. Mereka mengaku masih terkendala angin.

Indonesia Open untuk pertamakali digelar di JCC Senayan. Perubahan ini dilakukan lantaran venue sebelumnya, Istora, direnovasi dalam rangka persiapan Asian Games 2018.

Pihak penyelenggara sendiri sudah mempersiapkan semua termasuk menyulap gedung serbaguna yang diubah menjadi arena olahraga bulutangkis dengan kapasitas tiga lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khusus atlet bulutangkis Indonesia, mereka diberi waktu lebih dulu untuk menjajal lapangan pada Sabtu kemarin pukul 12.00 WIB. Untuk atlet internasional mulai pukul 15.00 WIB.

Hal itu berlanjut hingga Minggu (11/6). Lantas bagaimana keadaan lapangan menurut mereka?

"Lapangan cukup berangin, cukup kencang. Jadi bagaimana nanti saat bertanding karena pas ada penonton ya. Jadi lihat saja nanti," kata Kevin.

"Tadi pun masuk JCC cukup beda, penonton yang datang pun nanti juga setengahnya doang. Jadi banyak perbedaan lah Indonesia Open tahun ini," katanya.

Hal yang sama dikatakan Debby Susanto. Debby merasa anginnya terlalu kencang, tapi dia melihat lapangan paling kanan setidaknya stabil hembusannya.

"Agak seperti puting beliung, kencang banget. Mungkin karena biasa dipakai untuk pameran jadi begitu air conditioner dinyalain terasa di semua sisi," kata Debby.

"Pengaruh ke permainan tentu ada. Tapi itu kami ubah bagaimana menjadi keuntungan bagi kita karena pasti pemain lain merasakan hal yang sama. Jadi sudah tidak main otot lagi tapi pintar-pintaran kami, main strategi."

"Ini juga baru coba sekali selama 1,5 jam. Sudah mulai dapat sih feel-nya," ujar Debby.

Sedangkan tunggal putra Anthony Ginting mengambil sisi positif dari kondisi yang ada.

"Lebih berpikir kalau saya tidak merasa enak, musuh pasti merasakan juga. Paling nanti pas tanding lebih ke cara bermainnya yang lebih diperhatikan dan diubah karena angin kencang," ujar Anthony. (mcy/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads