Mau Kembali Urus PP PBSI, Susy Susanti?

Mercy Raya - Sport
Rabu, 09 Des 2020 20:35 WIB
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, memiliki pesan khusus kepada pebulutangkis yang berlaga di All England 2019.
Mau Kembali Urus PP PBSI, Susy Susanti? (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta -

Susy Susanti tak lagi masuk susunan pengurus PP PBSI. Dia menegaskan ingin berhenti dan tidak ada tawaran.

Susy sebelumnya menjadi Kepala bidang Pembinaan Prestasi PBSI periode 2016-2020. Selama menjabat, ia bersama kepengurusan PBSI yang lain, berhasil meraih 161 gelar untuk bulutangkis Indonesia.

Prestasi itu boleh dibilang sukses. Pasalnya, tidak hanya gelar-gelar turnamen internasional level 100 tapi hingga level 1000. Dari mulai gelar All England, Kejuaraan Asia, Kejuaraan Dunia, Asian Games 2018, hingga emas SEA Games berhasil mereka kantongi.

Rentetan prestasi itu pula yang membuka peluang Susy Susanti bertahan pada jabatannya sebagai Kepala Binpres. Akan tetapi, peluang itu ternyata sudah ditutup bagi istri Alan Budikusuma tersebut. Ia mengaku memang tak ingin lanjut.

"Dapat tawaran enggak? Enggak sih, tidak ada pembicaraan apa-apa dan memang tugas saya sudah selesai. Saya kan gerbong Pak Wiranto (Ketua Umum PBSI 2016-2020) ya empat tahun," kata Susy kepada detikSport, Rabu (9/12/2020).

"Tidak ada (yang menghubungi sejak Pak Agung Firman Sampurna terpilih sebagai Ketua PBSI). Tidak ada sama sekali dan memang sudah selesai empat tahun sesuai AD/ART," dia menegaskan.

Menurut peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona itu, dari awal ia sudah bertekad untuk mengikuti jalan yang ditempuh oleh pemimpinnya.

"Saya sih gerbong Pak Wiranto ya. Kalau saya intinya dari awal Pak Wiranto empat tahun, saya empat tahun. Begitu juga dengan Alan Budikusuma? tidak ada (tawaran). Jadi mungkin gerbong Pak Wiranto, Pak Wiranto. Ini gerbong Pak Agung, ya pak Agung. Kan begitu kan."

Dengan keputusan Susy Susanti maka sosok yang menjabat sebagai Kabidbinpres masih menjadi misteri hingga 23 Desember mendatang.

Susy lantas memberi pesan kepada siapapun yang menjalankan tugas Binpres kelak.

"Sebagai insan olahraga saya selalu mendukung bulutangkis. Saya berharap bulutangkis bisa berprestasi. Di zaman saya 161 gelar, mungkin berikutnya bisa lebih 200 gelar," ujarnya.

"Lalu tradisi emas (Olimpiade) serta prestasi yang ada bisa terus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan untuk mengharumkan nama bangsa."

"Apalagi target tahun depan ada All England, Kejuaraan Dunia, Olimpiade, Piala Sudirman, Piala Thomas dan Uber, Indonesia Open. Bisa dibilang tugas saya harus bikin target untuk turnamen-turnamen tersebut tiap tahun. Ya, semoga ke depan bisa lebih baik lagi," dia mengharapkan.

(mcy/aff)