Mengintip Museum Mini Markis Kido di Kediamannya

Muhammad Robbani - Sport
Rabu, 16 Jun 2021 18:50 WIB
Museum mini Markis Kido di Bekasi
Mengunjungi museum mini Markis Kido di kediamannya di Bekasi. (Foto: Muhammad Robbani)

"Setahu saya dia (Markis Kido) kan tunggal putra ya di awal kariernya?" kata Amali bertanya ke Joko Priyanto, kakak dari istri Markis Kido yakni Richa Sari Pawestri.

"Ya betul dia tunggal putra tahun 1999," ujar Joko Priyanto menjawab pertanyaan Amali.

Menariknya, memorabilia itu disusun atas inisiatif sang ibu, Yul Asteria Zakaria. Ia memang menggilai olahraga tepok bulu dan begitu bangga anaknya bisa menjadi pebulutangkis yang berprestasi di pentas internasional.

Oleh karena itu, ia begitu bangga mengumpulkan prestasi-prestasi yang diraih putranya. Membuat museum di rumah adalah cara Zul Asteria Zakaria untuk mengingat prestasi yang diraih putra kebanggaannya.

"Indonesia punya Susy Susanti yang juara Olimpiade (1992), Rudy Hartono ibu juga nge-fan. Makanya saya senang bulutangkis," kata Zul Asteria Zakaria antusias bicara soal kecintaannya terhadap bulutangkis.

"Ibu memang rajin loh dari dulu, semua anak ibu pajang pialanya satu-satu. Jadi kayak museum, sama tambahan penjelasannya," ujarnya.

Sebelum mengabadikan prestasi Markis Kido di rumah seperti sekarang, ia awalnya hobi meng-kliping foto-foto pertandingan putranya dari surat kabar. Semua kiprah Markis Kido yang terbit di surat kabar disimpan dengan baik di sebuah bundelan khusus.

Seiring berjalannya waktu, Markis Kido bukan satu-satunya anggota keluarga yang berkiprah di bulutangkis. Adiknya, Bona Septano dan Pia Zebadiah Bernadet turut mengikuti langkah sang kakak.

"Semua anak itu saya kliping. Tapi sudah nggak bikin kliping lagi sejak masuk era media sosial seperti sekarang," tutur Zul Asteria Zakaria.


(rin/krs)