PBSI Pastikan Mohammad Ahsan dkk Siap dan Sehat Menuju Jepang

Mercy Raya - Sport
Selasa, 06 Jul 2021 19:15 WIB
Mohammad Ahsan dan atlet bulutangkis lain di PBSI menjalani pemeriksaankesehatan menjelang keberangkatan ke Olimpiade Tokyo 2020.
Mohammad Ahsan cs menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: dok.PBSI)
Jakarta -

PBSI memastikan atletnya dalam kondisi terbaik menjelang Olimpiade Tokyo 2020. Mohammad Ahsan dkk juga disebut sehat.

Menuju Olimpiade 23 Juli-8 Agustus 2021, tim bulutangkis direncanakan terbang lebih awal ke Jepang. Mereka akan menjalani aklimatisasi di Prefektur Kumamoto mulai 8 hingga 18 Juli mendatang.

Dua hari jelang keberangkatan, persiapan tim terus digenjot baik yang sifatnya administratif, teknis, maupun nonteknis. "Untuk persiapan, saya lihat semua pemain dan pelatih dalam keadaan baik dan fokus. Walaupun dengan keadaan sulit seperti ini, mereka tidak terganggu," kata Rionny dalam keterangan tertulisnya.

"Kondisi semua juga sehat dan saya pastikan semua pemain siap untuk bertanding. Saya juga pastikan Indonesia mengirim tim terbaik yang ada saat ini," tambahnya.
Tim tersebut ialah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran).

Mereka juga sudah menjalani serangkaian tes kesehatan menuju Olimpiade Tokyo 2020 termasuk tes PCR berkala selama empat hari berturut-turut sejak, Minggu (4/7) hingga Rabu (7/7).

"Kami sudah jalani dua kali tes PCR, dari hari Minggu dan Senin kemarin, Puji Tuhan hasilnya bagus. Hari Selasa ini (6/7) dan besok Rabu (7/7) kami tes PCR kembali untuk pemenuhan syarat-syarat administratif," Rionny mengungkapkan.

Setibanya mereka di Kumamoto, Kevin Sanjaya dkk akan menjalani karantina dulu selama empat hari sebelum menjalani latihan. Namun, para atlet tetap diupayakan untuk menjalani program latihan selama tetap di kamar agar kondisinya terjaga dan konsisten. Setelah itu, barulah latihan fisik dan teknik bisa dilakukan secara normal.

"Saya berharap di sana (Kumamoto) bisa adaptasi cepat dan ada peningkatan sedikit sebelum ke Tokyo. Jadi latihannya bisa di-push sedikit. Nanti di Tokyo baru kami finishing dengan pola dan mempelajari lawan," ujar Rionny.

Selain 11 atlet yang akan berlaga di Olimpiade, lima pelatih juga disebut siap mendampingi. Tim bulutangkis Indonesia juga memboyong sembilan orang tim pendukung yang terdiri dari manajer tim, atlet sparring, pelatih fisik, dokter, fisioterapis, dan masseur ke Kumamoto.

Berikut daftarnya :

1. Jonatan Christie (Atlet)
2. Anthony Sinisuka Ginting (Atlet)
3. Gregoria Mariska Tunjung (Atlet)
4. Marcus Fernaldi Gideon (Atlet)
5. Kevin Sanjaya Sukamuljo (Atlet)
6. Mohammad Ahsan (Atlet)
7. Hendra Setiawan (Atlet)
8. Greysia Polii (Atlet)
9. Apriyani Rahayu (Atlet)
10. Praveen Jordan (Atlet)
11. Melati Daeva Oktavianti (Atlet)
12. Hendry Saputra Ho (Pelatih Tunggal Putra)
13. Rionny Mainaky (Pelatih Tunggal Putri)
14. Herry Iman Pierngadi (Pelatih Ganda Putra)
15. Eng Hian (Pelatih Ganda Putri)
16. Nova Widianto (Pelatih Ganda Campuran)
17. Iwan Hermawan (Pelatih Fisik dan Sports Science)
18. Eddy Prayitno (Manajer Tim)
19. Shesar Hiren Rhustavito (Atlet Sparring)
20. Fajar Alfian (Atlet Sparring)
21. Muhammad Rian Ardianto (Atlet Sparring)
22. Zachariah Josiahno Sumanti (Atlet Sparring)
23. dr. Octaviani (Dokter)
24. Gyon Putra Amiga (Fisioterapis)
25. Jean Inneke Turangan (Masseur)



Simak Video "Olimpiade Tokyo 2020: Anthony Ginting Lolos ke Fase Gugur"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)