ADVERTISEMENT

Piala Thomas & Uber Bentrok dengan SEA Games, Ini Siasat PBSI

Mercy Raya - Sport
Jumat, 01 Apr 2022 20:35 WIB
Pelatih Putri Bulutangkis Indonesia Rionny Maniaky
PBSI punya siasat untuk sikapi SEA Games dan Piala Thomas-Uber 2022 yang main barengan. (Foto: Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta -

PP PBSI memastikan tidak ada atletnya yang bermain dobel di SEA Games dan Piala Thomas & Uber 2022, terkait jadwal yang bentrok. Tim sudah dibagi dengan kekuatan sama rata.

Seperti diketahui, jadwal penyelenggaraan putaran final Piala Thomas & Uber 2022 berlangsung di bulan yang sama dengan gelaran SEA Games 2021.

Piala Thomas dan Uber berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, mulai 8-15 Mei. Sementara SEA Games bergulir di Vietnam, 12-23 Mei.

Mengingat kedua ajang olahraga itu sama penting, PBSI pun membagi dua tim berbeda dengan kekuatan merata.

"Ya betul (penyelenggaraan Piala Thomas & Uber 2022 hampir berbarengan dengan SEA Games 2021), maka kami memutuskan untuk membagi dua tim yang kekutannya merata. Tidak ada pemain yang sama akan turun di dua turnamen tersebut," kata Kepala bidang Pembinaan Prestasi PBSI Rionny Mainaky dalam keterangan tertulis Jumat (1/4/2022).

Bukan tanpa alasan, Rionny membaginya menjadi dua tim. Ia ingin atletnya fokus dalam menjalani pertandingan yang mereka ikuti.

Bagaimana pun, bulutangkis Indonesia berstatus sebagai juara bertahan di Piala Thomas. Begitu pun di SEA Games, tim beregu putra Indonesia kerap meraih medali emas.

"Ini agar persiapan para pemain berjalan lancar dan fokus. Semoga kita bisa meraih prestasi maksimal," kata adik kandung Richard Mainaky tersebut.

Penutupan pendaftaran nama pemain di Piala Thomas & Uber 2022 adalah tanggal 22 April 2022, PBSI akan menunggu tanggal tersebut sebelum mengumumkan skuadnya.

Sementara itu, ganda putra Fajar Alfian optimistis Indonesia mampu mempertahankan gelar Piala Thomas.

"Untuk tim Indonesia sendiri saya optimistis bisa mempertahankan gelar Piala Thomas. Pemainnya memang belum ditunjuk, tapi yang jelas siapa pun yang ditunjuk nanti harus siap dan tampil mati-matian," ujar Fajar.

"Peluang cukup terbuka, sama seperti tahun lalu. Kurang lebih tidak ada perbedaan dari skuad negara lain," kata Fajar menyoal hasil undian.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT