Thomas Cup: Anthony Ginting Tumbang, Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand

Randy Prasatya - Sport
Senin, 09 Mei 2022 21:26 WIB
Indonesias Anthony Sinisuka Ginting celebrates winning a mens single match in the Thomas Cup mens team final match between China and Indonesia, in Aarhus, Denmark, Sunday Oct. 17, 2021. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Anthony Ginting dikalahkan wakil Thailand. (Foto: AP/Claus Fisker)
Jakarta -

Tim Thomas Cup Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand. Anthony Sinisuka Ginting ditumbangkan Kunlavut Vitidsarn lewat rubber game.

Anthony Ginting vs Kunlavut Vitidsarn tersaji dalam lanjutan Grup A Thomas Cup 2022 di Impact Arena, Bangkok, Senin (9/5/2022) malam WIB. Ginting kalah 12-21, 21-15, 9-21.

Ginting sempat memimpin 4-2 di awal gim pertama. Namun, Kunlavut mampu membalikkan skor menjadi 6-4.

Ginting kembali memberi perlawanan lagi dengan merapatkan skor, namun kesalahan dalam pengembalian kok kerap menjadi keuntungan bagi lawan. Kunlavut bahkan memimpin 11-6.

Selepas interval, Ginting masih belum tampil sip. Kunlavut bisa mencuri dua poin untuk memperlebar jarak menjadi 13-6.

Ginting sempat menambah satu poin, namun gagal mempertahankan ritme. Kunlavut terus melebarkan jarak sampai bisa merebut gim pertama dengan skor 21-12.

Ginting memulai gim kedua dengan merebut keunggulan 3-0. Pebulutangkis asal Cimahi itu malah tak bisa dibendung Kunlavut dan sukses merebut gim kedua dengan skor 21-15 untuk lanjut ke rubber game.

Awal gim ketiga berjalan sangat ketat. Ginting malah tertinggal 1-3 dari Kunlavut di awal setelah permainan rally.

Ginting seperti bermain lebih bertahan dengan sambil meninggu momen untuk menyerang. Kesalahan Ginting saat mengatasi serangan Kunlavut terletak dari pengembalian kok dan membuat lawan unggul 5-1.

Kunlavut terlihat punya stamina yang lebih baik di gim ketiga daripada Ginting. Dia juga bisa dengan baik meladeni permainan net dari Ginting.

Ginting tertinggal 4-9 setelah smash dan drop shot mendarat di luar lapangan. Kunlavut kemudian mampu memimpin 11-4 di interval setelah pengembalian kok keluar.

Kunlavut sedikit mulai goyah selepas interval. Ginting sampai mampu memperkecil jarak menjadi lima poin dengan skor 8-13.

Di saat sudah dalam momen bagus, Ginting kembali bikin kesalahan. Kok pengembalian pukulan Kunlavut masih tersangkut di net dan dihajar oleh smash lawan untuk mengubah skor menjadi 15-8.

Langkah Ginting untuk merebut laga ini semakin sulit. Kunlavut mampu memperlebar skor menjadi 18-8 dan permainan smash membuat wakil Thailand merebut partai ini dengan skor 21-9.



Simak Video "Anthony Ginting Gagal ke Final, Kalah dari Chen Long"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/cas)