ADVERTISEMENT

Kevin/Marcus Tetap Jadi Andalan Indonesia di Kejuaraan Dunia 2022

Mercy Raya - Sport
Senin, 01 Agu 2022 18:23 WIB
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tersingkir di babak kedua Indonesia Open 2022. The Minions ditumbangkan Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae.
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi andalan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tetap menjadi andalan Indonesia merebut gelar di Kejuaraan Dunia 2022. Kondisi Marcus masih terus dipantau.

Ganda putra Indonesia diketahui meloloskan empat wakilnya. Selain Minions, ada pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Dari keempatnya, PBSI mengharapkan satu gelar bisa direbut ganda putra.

Namun, dari keempat pasangan tersebut masing-masing memiliki tantangannya sendiri. Pertama, Hendra/Ahsan, keduanya punya tantangan stamina untuk dapat bersaing dengan pemain-pemain muda di Kejuaraan Dunia.

Bagaimana pun, baik Hendra dan Ahsan tak lagi muda. Hendra akan berusia 38 tahun pada 25 Agustus ini, sedangkan Ahsan akan berusia 34 tahun pada 7 September mendatang.

Sementara untuk Bagas/Fikri, konsistensinya masih dipertanyakan. Pasalnya, setelah menjuarai All England 2022, keduanya belum sekalipun merebut gelar juara kembali. Grafiknya bahkan terus menurun setelah menjadi semifinalis di Korea Open. Dari 11 turnamen mayoritas mereka kerap berhenti di babak-babak awal.

Pasangan lain yang juga punya tantangan sendiri adalah Kevin/Marcus. Seperti diketahui, Marcus baru saja melakukan perbaikan pada pergelangan kakinya. Pemulihannya pun membutuhkan waktu dan sempat memaksanya menepi sementara dari beberapa turnamen.

Ia pernah mengayun raket dengan tampil di Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022, namun penampilannya belum 100 persen. Kabid Binpres PBSI Rionny Mainaky bahkan mengatakan jika penanganan untuk Marcus masih terus berjalan kendati sudah sembuh.

Satu-satunya pasangan yang dinilai memiliki performa yang terus meningkat ialah Fajar/Rian. Hal itu dibuktikan dengan hasil-hasil turnamen yang mereka ikuti setelah All England.

Fajar/Rian tercatat tujuh kali masuk final dengan tiga di antaranya menjadi juara yaitu Swiss Open, Indonesia Masters, dan Malaysia Masters 2022.

Meski begitu, Rionny masih tetap berkeyakinan dengan performa para atletnya, khususnya Kevin/Marcus.

"Mereka masih (menjadi andalan) karena dia masternya ya. Seperti Hendra/Ahsan, dengan posisi mereka ada di dua besar tentu lawan akan tetap memperhitungkan mereka. Jika dari psikologisnya, lawan tetap takut. Namanya mereka punya pengalaman," kata Rionny ketika ditemui di GOR Nanggala, Cijantung, Senin (1/8/2022).

Untuk itu, eks Pelatih Timnas Jepang ini pun tetap berharap Kevin/Marcus bisa meraih juara. "Iya tapi bukan berarti tiga pasangan lain hanya membantu. Tidak seperti itu," ujarnya.

"Kalau pun kalah, kita tetap melawan dengan habis-habisan. Jika kita sudah tak semangat dan lawannya enak, besok gimana (selanjutnya)? Rugi dong. Makanya, harapannya mereka bisa lebih solid lagi," harap Rionny.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT