ADVERTISEMENT

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022: Tekad Fajar/Rian Beri Kado HUT RI

Mercy Raya - Sport
Rabu, 17 Agu 2022 15:25 WIB
Indonesias Fajar Alfian (L) and Muhammad Rian Ardianto (R) celebrate after beating compatriots Mohammad Ahsan and Hendra Setiawan during their mens doubles final match at the Malaysia Masters badminton tournament in Kuala Lumpur on July 10, 2022. (Photo by Mohd RASFAN / AFP) (Photo by MOHD RASFAN/AFP via Getty Images)
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Foto: AFP via Getty Images/MOHD RASFAN
Jakarta -

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bertekad memberi kado HUT Republik Indonesia yang ke-77, dalam bentuk raihan gelar juara dunia untuk kali pertama kali dalam karier mereka.

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 akan digelar di Tokyo, Jepang, 22-28 Agustus. Fajar/Rian menjadi salah satu dari 15 wakil yang dikirim Indonesia untuk memperebutkan gelar juara setelah nyaris dua tahun absen di ajang itu.

Pada edisi sebelumnya, Tim Indonesia tak turun karena penyebaran varian baru COVID-19. Begitu pun pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2020, mengingat salah satu turnamen Grade 1 BWF itu tidak diselenggarakan karena wabah COVID-19.

Kini, Fajar/Rian mendapat kesempatan tampil tahun ini. Dengan momen penyelenggaraan berdekatan dengan momen kemerdekaan RI, ganda berperingkat lima dunia ini pun kian bersemangat mempersembahkan kado terbaik baik Indonesia.

"Yang pasti kami mau menampilkan yang terbaik buat Indonesia, ganda putra dan semuanya. Ada tambahan semangat juga karena hari ini Indonesia merayakan hari ulang tahun kemerdekaan ke-77, semoga kami bisa memberikan kado untuk bangsa nantinya," kata Fajar dalam rilis PBSI, Rabu (17/8/2022).

Menatap Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022, Fajar/Rian punya modal oke karena penampilan yang konsisten. Fajar/Rian tercatat menembus tujuh kali final dengan tiga hasil di antaranya mengantongi gelar juara, serta empat runner up dalam beberapa turnamen terakhir. Mereka bahkan mendapat kepercayaan dari tim pelatih karena dinilai paling siap.

Rentetan prestasi itu mereka dapatkan setelah melalui masa periode sulit di awal tahun. "Dari hasil kurang baik di awal tahun menjadikan kami ada motivasi lebih karena khusus di ganda putra persaingannya sangat ketat. Ada 6-7 pasangan Indonesia yang ingin jadi terbaik," Fajar mengungkapkan.

"Setelah kalah di All England 2022, kami mengubah pola pikir menjadi tidak berpikir target terlalu jauh tapi bagaimana menampilkan permainan terbaik di satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," ujarnya.

Namun begitu, Fajar/Rian enggan jemawa. Mereka tetap berupaya fokus pada satu demi satu pertandingan di depan mata. "Kami juga harus bisa mengatur pikirannya, jangan berekspektasi terlalu tinggi. Fokus saja pada pertandingan dulu," Rian menimpali.

"Untuk lawan, kami harus mewaspadai semuanya ya. Top 10 maupun di luar Top 10 karena ini kan kejuaraan yang penting jadi pasti semua pemain ingin menampilkan yang terbaik," sambung Rian.

Sebagai informasi, tiga ganda putra Merah-Putih berada di bagan atas undian Kejuaraan Dunia. Yaitu Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1), Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (3), dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (5). Satu-satunya pasangan yang berada di bagan bawah adalah Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri (15).

"Yang pasti kami terus kerja keras karena persaingan di ganda putra kan sangat ketat. Sesama Indonesia sudah ketat, belum lagi dari luar negeri. Jadi benar-benar fokus di setiap pertandingan. Tidak menggebu-gebu untuk mau menang tapi mencoba enjoy dan mengeluarkan seluruh kemampuan," kata Rian.

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT