DetikSepakbola
Senin 16 Juli 2018, 10:55 WIB

Presiden Kroasia dan Rusia pun Ikut Pesta Prancis di Ruang Ganti

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Presiden Kroasia dan Rusia pun Ikut Pesta Prancis di Ruang Ganti Presiden Kroasia, Presiden Rusia, dan Presiden Prancis menyelamati Kylian Mbappe. (Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS)
Moskow - Gelar juara dunia dirayakan dengan heboh oleh Prancis di lapangan Luzhniki Stadium sampai ke ruang gantinya. Presiden Rusia dan Presiden Kroasia ikut berpesta.

Prancis tampil sebagai juara di Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Kroasia 4-2. Gol bunuh diri Mario Mandzukic, lalu gol Antoine Griezmann, Paul Pogba, dan Kylian Mbappe cuma mampu dibalas Kroasia lewat Ivan Perisic dan Mandzukic.


Gelar juara dunia menjadi penebusan sempurna untuk Prancis, usai gagal memenangi Piala Eropa 2016 di rumah sendiri. Kala itu mereka harus puas jadi runner-up setelah kalah dari Portugal di final.

Sukses ini juga bertepatan dengan dua dekade keberhasilan merebut trofi Piala Dunia pertama mereka. Tahun 1998 silam, Prancis yang diperkuat Didier Deschamps --pelatih saat ini-- sebagai pemain juara di depan publik sendiri.

Keberhasilan menapaki panggung tertinggi di Rusia pun dirayakan dengan penuh euforia oleh Prancis. Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic pun ikut merayakannya bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di ruang ganti pemain.


Presiden Kroasia dan Rusia pun Ikut Pesta Prancis di Ruang Ganti

"Kami merayakannya di ruang ganti bersama Presiden Macron, Vladimir Putin, dan Presiden Kroasia. Kami bersenang-senang. Atmosfer di ruang ganti begitu euforia dan saya tak sabar kembali merasakannya," ungkap penyerang Prancis Olivier Giroud dilansir ESPN.

Giroud mengaku amat terbuai dengan sukses ini. Ada mimpi masa kecil yang terwujud dan kerja keras bertahun-tahun yang terjawab.

"Saya berada di bangku pemain dengan rekan-rekan di 10 menit terakhir dan kami tak menyadari sukses ini pada saat itu. Kami ingin menghindari beranjak dari tempat duduk terlalu dini," sambungnya.

"Di injury time, kami bangkit dan saya berlari ke sana kemari setelahnya. Saya berangkulan dengan Adil (Rami) dan kami bergulingan di lapangan. Sejujurnya, saya merasa gila. Ada begitu banyak emosi, ini merupakan mimpi masa kecil dan butuh kerja keras yang besar untuk bisa mencapainya," tandas Giroud.


Gaya Presiden Prancis-Kroasia! Berpelukan dan Hujan-hujanan, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(raw/krs)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed