Sanksi FIFA tersebut diumumkan oleh Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (CSF), ancamannya sudah diberikan sejak lama.
"FIFA telah menghukum Peru dari segala aktivitas internasional," ungkap Sekjen CSF Eduardo de Luca seperti dilansir Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Burga tetap berada di posisinya,Β ini namanya dialog yang tuli. Tak ada intervensi dari pemerintah. Ini soal menghormati hukum Peru. Dia Burga tak bisa jadi ketua," ketus Presiden IPD, Arturo Woodman.
Sementara Burga meminta maaf atas sanksi tersebut. "Masalah pokoknya adalah hukum Peru tidak saling cocok dengan statuta FIFA. Sebab itu, siapa saja di posisi saya akan merasa hal yang sama," tukasnya.
De Luca mengungkapkan bahwa keanggotaan Peru masih akan dilakukan pembicaraan dengan FIFA di pertemuan komite eksekutif di Tokyo bulan depan. Pihak CSF yakin masalah ini masih bisa diselesaikan.
Sebelum sanksi ini dijatuhkan, Peru juga telah dihapus haknya sebagai tuan rumah Piala Amerika Selatan U-20. Dengan demikian keiikutsertaan mereka di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 juga diberangus.
Burga memang menjadi sosok yang kontroversial. Sejak beberapa tahun lalu para masyarakat Peru telah meminta Burga beserta anggotanya di FPF mundur menyusul keputusan dan juga prestasi timnas yang buruk. (key/a2s)











































