Donovan Duluan Serang Beckham

Donovan Duluan Serang Beckham

- Sepakbola
Jumat, 03 Jul 2009 06:17 WIB
Donovan Duluan Serang Beckham
Los Angeles - David Beckham sempat diwanti-wanti untuk siap menerima cemoohan fans LA Galaxy. Tapi belum apa-apa dia malah sudah dapat serangan dari Landon Donovan.

Setelah memicu kontroversi dengan menuntut durasi peminjaman yang lebih lama dan bahkan meminta dijual ke AC Milan, Beckham akan segera pulang ke klub pemiliknya, LA Galaxy. Kembalinya gelandang internasional Inggris itu ke The Home Depot Center diyakini akan dapat sambutan tak hangat.

Fans klub tersebut terlanjur kecewa pada Beckham yang dianggap tak punya komitmen. Sekelompok fans bahkan pernah mengusulkan agar mantan pemain Real Madrid itu tak usah kembali lagi ke Galaxy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum dapat teriakan bernada mencemooh dari tribun penonton, Beckham sudah dapat kecaman dari rekannya sendiri. Dalam buku yang akan diterbitkan tak lama lagi, Landon Donovan menyebut rekan setimnya itu kurang berkomitmen, Becks malah disebut punya pengaruh buruk pada anggota tim yang lain.

"Yang kami pedulikan adalah minimnya komitmen yang dia berikan pada kami," tulis Donovan dalam bagian 'The Beckham Experiment'," seperti diberitakan Soccernet.

"Apakah fakta bahwa dia mendapat bayaran sangat besar mempengaruhi hal tersebut? Yah. Jika seseorang membayar Anda lebih dari siapapun di liga, lebih dari dua kali lipat dibanding siapapun di liga, setidaknya kami mengharapkan kalau dia muncul setiap saat, entah dalam masa hukuman atau tidak. Muncul dan dan berlatihlah dengan giat, muncul dan bermainlah dengan sungguh-sungguh," sambung Donovan.

Bukan cuma komitmen Beckham saja yang diserang Donovan. Pesepakbola yang menjabat kapten timnas Amerika Serikat itu menanyakan kepemimpinan Beckham yang ditunjuk sebagai kapten di klubnya. Pesepakbola 34 tahun itu disebut Donovan terlalu diam saat pertemuan pemain dilakukan.

"Mungkin dia bukan pemimpin, mungkin dia bukan kapten. Itu cukup fair. Tapi setidaknya Anda harus bersemangat setiap hari. Itulah yang terjadi. Dan saya pikir kami tak berlebihan berharap seperti itu," pungkas salah satu bintang Amerika Serikat di Piala Konfederasi lalu itu. (din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads