Bukan Soal Henry

Liga Champions

Bukan Soal Henry

- Sepakbola
Jumat, 19 Mar 2010 23:31 WIB
Bukan Soal Henry
London - Thierry Henry boleh dibilang menjadi sosok sentral saat Arsenal dan Barcelona bertemu di perempatfinal Liga Champions. Namun, menurut Arsene Wenger duel kedua klub tersebut bukan hanya soal Henry semata.

Undian di Nyon, Swiss, Jumat (19/3/2010) malam WIB, mempertemukan Arsenal dan Barcelona yang merupakan dua finalis Paris 2006. The Gunners akan menjamu Barca lebih dulu (30/31 Maret) sebelum El Barca gantian jadi tuan rumah sepekan kemudian.

Usai undian itu, jelas mata penggemar sepakbola tertuju pada Henry yang untuk pertama kalinya akan menghadapi bekas klubnya sejak pindah ke Barca musim panas 2007. Sejak pindah ke Arsenal pada tahun 1999, Henry langsung menjelma jadi Dewa bagi The Gooners -sebutan pendukung Arsenal-

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana tidak, Henry saat ini masih jadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Arsenal dengan 226 golnya. Dan sumbangan dua gelar Liga Inggris serta tiga Piala FA menjadi bukti sahih seperti apa Henry dulu di sana.

Kini mau tak mau Henry harus bersikap profesional dengan misi membawa Barca menyingkirkan Arsenal guna mempertahnkan titel yang direbut tahun lalu. Lalu apa komentar Wenger mengenai mantan anak asuhnya yang pernah ditanganinya juga semasa melatih di Monaco tahun 1994?

Menurut Wenger, laga perempatfinal nanti tak akan menjadi momen reuni meski Henry dan Wenger sampai sekarang masih berhubungan dekat. Wenger lebih ingin berkonsentrasi saja kepada skuadnya kini untuk tampil sebaik-baiknya untuk mengalahkan Barca.

"Kami (Thierry dan saya) masih sering kontak-kontakan kok," aku wenger mengenai jalinan hubungannya semenjak tiga tahun berpisah.

"Kenapa tidak? Tapi saya percaya yang terpenting pada hari itu (laga Arsenal vs Barca) adalah setiap orang melihat atraksi sepakbola indah dan kami sebagai pemenangnya! Cara terbaik adalah fokus pada diri kami sendiri dan jangan terlalu memikirkan lawan kami," tegas Wenger di situs resmi klub.

Laga babak 8 besar ini pun bisa dijadikan Wenger sebagai ajang balas dendam karena pada final Liga Champions empat tahum silam, Arsenal harus takluk 1-2 dan memupuskan harapan pria Prancis itu merengkuh trofi Eropa pertamanya bersama Arsenal. (mrp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads