Kekalahan atas Atletico Madrid di Piala Super Eropa dan cuma bermain imbang di pekan pertama Liga Italia menjadi catatan buruk Rafa di pekan-pekan awal kerjanya bersama Inter. Kondisi tersebut kemudian memunculkan pesimisme kalau Nerazzurri bakal bisa melanjutkan kejayaan yang musim lalu diberikan Jose Mourinho.
Namun keraguan publik dan media Italia diacuhkan pelatih asal Spanyol itu. Dengan skuad hebat yang dimiliki, mantan pembesut Liverpool dan Valencia itu yakin kalau menaklukkan kembali Eropa bukan sesuatu yang mustahil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjuangan Inter mempertahankan titel Liga Champions akan dimulai dinihari nanti saat menghadapi jawara Liga Belanda, FC Twente. Meski jauh diunggulkan, Rafa tetap mewaspadai laga tersebut dan dia memprediksikan laga bakal berjalan sengit.
"Twente tim yang kuad yang memiliki intensitas dan kualitas. Itu akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami sudah menyaksikan mereka melalui rekaman video dan mereka ingin memulai debutnya di Liga Champions dengan hasil yang bagus," lanjut Rafa.
Terkaitnya banyaknya kritik yang datang ke arah dia karena dianggap gagal memberi Inter start yang meyakinkan, Rafa meminta waktu dua bulan untuk bisa memaksimalkan skuad yang dimiliki.
Β
βYang terpenting adalah Inter, bukan lawannya. Kami tak bisa berbicara terlalu banyak soal lawan, tapi berkonsentrasi pada diri sendiri. Jika kami bekerja dengan baik dari satu pertandingan ke pertandingan lain, kami akan bisa meraih hasil yang bagus. Anda akan melihat sesuatu dalam dua bulan. Tapi saya ingin lebih banyak kemajuan," tuntas dia.
(din/din)











































