Milan Dilarang Bergantung pada Ibra

Milan Dilarang Bergantung pada Ibra

- Sepakbola
Rabu, 29 Sep 2010 04:29 WIB
Milan Dilarang Bergantung pada Ibra
Amsterdam - Zlatan Ibrahimovic mencetak gol penyelamat sekaligus penyama AC Milan saat bermain imbang dengan Ajax Amsterdam. Berkali-kali jadi pahlawan, Rossoneri diminta berhati-hati dan jangan sampai punya ketergantungan pada Ibra.

Milan lebih dulu tertinggal saat melawat ke Ajax di matchday kedua Liga Champions. Adalah Ibra yang kemudian memastikan Rossoneri meraih satu poin setelah mencetak gol penyama di babak pertama.

Ini bukan kali pertama striker Swedia itu jadi penentu didapatnya poin Milan. Ibra memastikan Diavolo Rosso dapat nilai maksimal tiga dengan golnya saat menundukkan Genoa 1-0, pun begitu saat Milan membawa satu angka hasil bermain 1-1 saat melawat ke Lazio.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di matchday pertama dua pekan silam, striker yang didatangkan dari Barcelona itu bahkan memborong dua gol kemenangan atas Auxerre. Ibra memang tajam, tapi Milan diharapkan tak punya ketergantungan terlalu besar padanya.

β€œSecara umum saya tak suka gaya kami bermain, karena kami terlalu sering mengirim umpan-umpan panjang dan tak boleh berpikir kalau Ibra akan memecahkan segalanya. Kalau tidak maka kami akan seperti Inter, terutama di Liga Champions," sahut Clarence Seedorf di Football Italia.

Dengan tubuhnya yang tinggi besar, Ibra menjadi target man yang mudah dijangkau oleh gelandang-gelandang Milan dalam laga di Amsterdam Arena beberapa saat lalu. Pesepakbola berpostur 1,94 meter itu menjalankan tugasnya dengan baik baik untuk menjaga, memantulkan bola maupun menjebol gawang lawan.

Tanpa Ronaldinho, Allegri sepertinya terpaksa menggunakan strategi umpan-umpan panjang untuk menggedor pertahanan Ajax. Meski sudah beberapa kali diujicoba saat pra musim lalu, Milan disebut Seedorf sebaiknya tak lagi menerapkan taktik yang sama.

"Anda bisa memiliki 4-4-2dengan gelandang berbetuk diamond, 4-3-3, apapun, faktanya Anda harus memanfaatkan keuntungan yang tercipta yang ada di depan Anda. Milan selalu bermain denan sistem ini dalam enam tahun terakhir. Di pra musim kami sudahΒ  mencobanya beberapa kali di bawah Massimiliano Allegri, dia tahu dia punya tim yang bisa menggunakan sistem ini dan mencoba berubah," tuntas Seedorf.
(din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads