Bermain di kandang sendiri, Stadion Nuevo Los Carmenes, Granada, Sabtu (26/3/2011) dinihari WIB, Spanyol tertinggal lebih dulu oleh gol Ceko yang dilesakkan Jaroslav Plasil.
Spanyol beruntung punya Villa karena dua gol balasan striker Barcelona itu akhirnya membuat juara dunia 2010 tersebut menang 2-1 dan menjaga rekor sempurna dari empat pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Villa adalah seorang bocah (sesuai julukannya, El Guaje, yang berarti 'Si Bocah'--red) dengan ketenangan tinggi di depan gawang lawan," sanjung Del Bosque terhadap performa Villa di Reuters.
Tetapi kredit tidak cuma dialamatkan Del Bosque kepada Villa seorang. Sebelas punggawa yang bertarung dengan penuh semangat selama 90 menit, apalagi setelah sempat tertinggal, juga disanjungnya.
"Gol mereka membuat kami terpukul mundur. Kami butuh usaha keras untuk bereaksi, tapi kami punya karakter cukup buat membalikkan situasi," kata Del Bosque lega.
"Dua belas poin dari empat pertandingan adalah situasi yang ideal jadi kami harus mempertahankannya," tutupnya.
(arp/arp)











































