Sudah dua edisi berturut-turut trofi Copa America belum pernah pergi dari tanah Brasil. Meski masih tertinggal dari Argentina dan Uruguay yang sudah mengumpulkan 14 titel, namun Brasil sebagian besar mengumpulkan delapan titelnya di era 90-an ke atas.
Ini membuktikan jika Amerika Selatan masih milik Brasil meskipun ada Argentina dan juga Paraguay serta Uruguay.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah jelas Argentina bakal jadi favorit juara di turnamen kali ini. Apalagi mereka sudah haus prestasi di ajang ini setelah terakhir kali juara tahun 1993.
Dan Brasil di kejuaraan kali ini akan diperkuat muka-muka baru yang bahkan belum sempat merasakan turnamen level internasional senior. Sebut saja Neymar, Paulo Henrique Ganso, Lucas Leiva, Lucas Mouro, Sandro, Alexandre Pato dan Ramires.
Dengan rataan umur sekitar 25-27 tahun plus racikan pelatih baru Mano Menezes, turnamen ini adalah ujian awal menjelang Piala Dunia yang akan dihelat di negara itu tiga tahun lagi.
"Kami tahu jika Argentina adalah favorit utama karena ini adalah kandang mereka dan ini bisa membuat tekanan pada setiap tim. Tapi kami tahu jika Brasil pun siap. Argentina dan Brasil adalah tim terkuat," sahut Pato seperti dilansir AFP.
"Memakai jersey no.9 adalah kehormatan karena ini pernah dipake pemain seperti Ronaldo dan yang lainnya. Tapi kini saya yang memakai dan saya siap," sambungnya.
"Ini semua soal menyatukan antara para pemain berpengalaman dan juga para pemain muda yang ingin tetap Brasil jadi yang terbaik. Namun untuk membentuk tim seperti ini, kami butuh waktu dan latihan," timpal gelandang Brasil yang bermain di Liverpool, Lucas.
Laga awal Brasil adalah Minggu (4/7) melawan Venezuela. Lawan lain 'Kenari Kuning' di Grup B adalah Paraguay dan Ekuador.
(mrp/nar)











































