Kekecewaan Carrick bermula ketika ia tak dipanggil masuk skuad Inggris arahan pelatih saat itu, Fabio Capello, ke Piala Dunia 2010. Ekspektasinya kembali memudar tatkala Roy Hodgson meninggalkannya di Piala Eropa 2012 lalu.
Hodgson lebih memilih Jordan Henderson dan Phil Jones ketimbang Carrick, meski saat itu Frank Lampard dan Gareth Barry absen karena cedera. Sebelumnya, Carrick bahkan sempat berucap kalau dirinya tak mau dipanggil ke Polandia-Ukraina kalau tidak ada jaminan dirinya punya peran jelas dalam tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku tak pernah menutup pintu dan berkata 'Anda harus memainkanku atau aku akan pergi'. Saat itu aku hanya mengatakan jika memang tak bakal dimainkan (di Piala Eropa 2012), lebih baik jangan panggil aku," lanjut dia.
Setelah peristiwa tersebut, Carrick ternyata masih ingin memperkuat timnas. Dia bersedia memenuhi panggilan jika suatu saat namanya dipanggil lagi.
"Sejak Piala Dunia (2010), aku tak pernah bermain dan bahkan tak pernah dipertimbangkan untuk turun lapangan. Itu masa-masa sulit bagiku. Aku membayangkan, jika skenario tersebut kembali berulang, lebih baik orang lain saja yang menggantikanku."
"Aku akan tetap mempertimbangkan jika kembali dipanggil (timnas Inggris)," pungkasnya.
(din/rin)











































