La Liga sering dianggap tidak seru dan tidak kompetitif karena yang bertarung memperebutkan titel cuma dua klub raksasa: Real Madrid dan Barcelona. Klub-klub di luar Madrid dan Barca dinilai cuma sebagai pelengkap kompetisi dan target tertinggi mereka hanyalah urutan ketiga di klasemen akhir.
Kondisi berbeda akan ditemui di Premier League. Di kompetisi ini, ada tiga atau empat klub yang berpotensi juara, antara lain Manchester United, Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"La Liga membosankan? Tidak. Saya justru terkejut setelah mengetahui bahwa Liga Spanyol lebih kompetitif daripada Premier League," ungkap Fabregas kepada La Gazetta dello Sport.
"Barca dan Madrid begitu kuat dan sulit bagi klub-klub lain untuk mengikuti mereka. Tapi, di Inggris, Anda masih bisa memenangi Premier League bahkan jika Anda kalah lima atau enam kali," katanya.
"Di sini, kalau kami kalah atau imbang di satu laga saja, maka ada risiko titel sudah melayang. Jadi, ini lebih sulit. Selain tim-tim Spanyol lebih kuat secara taktik, di sini juga lebih sulit untuk mencetak gol dan membuat assist," tutur gelandang berumur 25 tahun ini.
(mfi/krs)











































