Del Bosque Akan Lebih Lama di Timnas Spanyol

Del Bosque Akan Lebih Lama di Timnas Spanyol

Femi Diah - Sepakbola
Rabu, 09 Okt 2013 16:38 WIB
Del Bosque Akan Lebih Lama di Timnas Spanyol
Laurent Griffiths/Getty Images
Madrid -

Masa kerja Vicente del Bosque sebagai pelatih tim nasional Spanyol hampir dipastikan tambah panjang. Federasi sepakbola "Negeri Matador" berencana memberinya kontrak baru.

Kontrak yang disebut-sebut berdurasi dua tahun lagi itu akan ditandatangani setelah Spanyol menyelesaikan dua pertandingan terdekatnya di kualifikasi Piala Dunia, yaitu melawan Belarusia (11/10) dan Georgia (15/10).

Tergabung di Grup I, untuk sementara skuat La Furia Roja bertengger di puncak klasemen di atas Prancis, Finlandia, Georgia dan Belarusia. Sang juara bertahan membutuhkan minimal empat poin untuk mengamankan tiket putaran final tahun depan di Brasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Del Bosque adalah bagian dari perjalanan timnas Spanyol. Kami tidak mencari alternatif pelatih baru. Del Bosque tetap akan bersama kami sepanjang maunya dia," kata sekretaris jenderal federasi sepakbola Spanyo (RFEF), Jorge Perez, dikutip Football Espana.

Pelatih berusia 62 tahun itu sudah mendampingi timnas Spanyol dalam 80 pertandingan. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di antara pelatih lain, termasuk pelatih legendaris Ladislao Kubala (68 caps) dan Miguel Munoz (63).

Del Bosque juga mencatatkan diri sebagai pelatih pelatih paling sukses bagi timnas Spanyol. Dari 80 pertandingan itu ia mencatatkan 65 kemenangan, 8 kali seri, dan hanya tujuh kali kalah.Β Produktivitas golnya jadi rekor: 197 memasukkan, cuma 57 kebobolan. Dan tentu saja prestasi termegah Del Bosque adalah menjadikan Spanyol menjuarai berturut-turut Piala Dunia (2010) dan Piala Eropa (2012).

"Saya ingin melanjutkan dan melakukan apapun titah federasi," sahut Del Bosque tentang kepercayaan RFEF kepada dirinya itu.

Jika kontrak baru itu diteken, setelah mendampingi Spanyol di Piala Dunia Brasil nanti, dia juga akan mendampingi β€œMatador” sampai ke Piala Eropa 2016 di Prancis.

(fem/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads