'Kekalahan yang Kejam dan Menyakitkan bagi Swedia'

'Kekalahan yang Kejam dan Menyakitkan bagi Swedia'

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Rabu, 20 Nov 2013 11:32 WIB
Kekalahan yang Kejam dan Menyakitkan bagi Swedia
Jonathan Nackstrand/AFP
Solna - Swedia harus mengubur mimpinya berlaga di Brasil setelah disingkirkan Portugal di babak playoff. Pelatih Swedia Erik Hamren mengakui skuatnya amat terpukul atas kegagalan ini.

Bermodal kekalahan 0-1 di leg pertama, Swedia mencoba membalikkan keadaan saat menjamu Portugal di Friends Arena dinihari tadi.

Namun, apa daya trigol Cristiano Ronaldo untuk Portugal hanya mampu dibalas Swedia lewat sepasang gol Zlatan Ibrahimovic. Swedia kalah 2-3 (agregat 2-4) dan gagal lolos ke Piala Dunia 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itu merupakan kegagalan kedua lolos ke Piala Dunia kedua beruntun bagi Swedia. Sebelumnya di 2010, Swedia bahkan langsung tersingkir di babak grup kualifikasi.

"Ketika Anda kalah seperti ini, ini kejam dan menyakitkan," kata Hamren yang dikutip Sky Sports.

"Itu cuma jarak yang sedikit di dalam sepakbola, kami sangat dekat membuatnya 1-0, yang akan membuat pertandingan akan berjalan sepenuhnya berbeda," sesal pelatih berusia 56 tahun ini.

Kegagalan Swedia menembus Piala Dunia sekaligus mengancam masa depan Hamren. Dengan kontrak yang akan habis pada akhir 2013, Hamren mungkin tidak akan diberi kontrak baru.

"Pernah terjadi kepada saya beberapa kali sebelumnya, sebagai seorang pelatih klub, ketika Anda kalah di sebuah pertandingan maka Anda harus siap kehilangan pekerjaan," kata Hamren sebelum laga.

Sejak pertama berpartisipasi pada 1934, Swedia tercatat 11 kali tampil dalam 20 edisi Piala Dunia (dihitung sampai 2014). Prestasi terbaik Swedia adalah runner-up yang dicapai pada 1958.

(rin/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads