Gelaran FIFA Ballon d'Or 2014 telah usai dan mengumumkan para pemenangnya. Ronaldo kembali jadi pemain terbaik, mempertahankan gelar untuk tahun kedua secara beruntun yang juga meraih titel ketiga. Dia kembali mengalahkan Lionel Messi yang duduk di posisi kedua.
Del Piero pribadi mengaku kesulitan jika harus memilih siapa yang terbaik antara keduanya. Bagi pemain legendaris Italia ini, baik Ronaldo dan Messi telah menetapkan standar tinggi satu sama lain dalam persaingan antara keduanya. Mereka menekan batas masing-masing sehingga sampai di level yang tak mampu dicapai para pemain lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronaldo menang di tahun 2008 mengalahkan Messi di tempat kedua. Di tahun berikutnya, giliran Messi yang menang mengalahkan Ronaldo di posisi dua.
"Keberuntungan Ronaldo adalah Messi dan begitu pula sebaliknya. Rasa persaingan satu sama lain yang mereka miliki adalah sesuatu yang mendorong mereka untuk menekan sampai batas. Sulit untuk memilih antara mereka berdua," kata Del Piero yang turut hadir di ajang tersebut kepada Sky Sport Italia dikutip Football Italia.
Sementara untuk gelar gol terbaik dunia, Del Piero menilai Stephane Roche lebih layak mendapatkannya ketimbang James Rodriguez. Eks bintang Juventus ini menyebut gol Roche lebih menuntut teknik dan amat indah.
"Saya akan memberikannya ke Stephanie Roche, yang mencetak gol paling sulit dan paling spektakuler di antara ketiga kandidat gol terbaik," sambungnya.
Del Piero lantas diminta mengandaikan siapa pemain Italia yang sekiranya ikut bersaing di Ballon d'Or. Pria yang kini bermain di Liga India itu menunjuk Gianluigi Buffon dan Andrea Pirlo sebagai sosok yang pantas.
"Jika ada sebuah hipotesis Ballon d'Or Italia, maka itu antara Buffon dan Pirlo. Mereka adalah yang paling dicintai luar negeri," demikian dia.
(raw/rin)











































