Argentina Juara Piala Dunia Yunior
Minggu, 03 Jul 2005 06:28 WIB
Jakarta - Kegagalan timnas senior Argentina menjuarai Piala Konfederasi dibayar oleh tampilnya Tim Tango muda sebagai Juara Dunia Yunior 2005 setelah di final mengalahkan Nigeria 2-1.Bintang kemenangan Argentina pada pertandingan yang dilangsungkan kan Utrecht, Belanda, Minggu (3/7/2005) dinihari WIB itu adalah Lionel Messi. Gelandang klub Barcelona itu memborong kedua gol timnya lewat titik penalti.Dengan hasil ini maka Argentina untuk kelima kalinya menjuarai Piala Dunia Yunior (U-20) setelah empat sukses sebelumnya diraih pada tahun 1977, 1995, 1997, dan 2001.Prestasi tersebut dicapai Argentina hanya tiga hari setelah senior Messi, yakni Javier Zanetti dan kawan-kawan, dipecundangi musuh besarnya Brasil 4-1 di babak final turnamen Piala Konfederasi 2005 di Jerman.Sementara itu Messi, 18, keluar sebagai topskor dengan enam gol. Ia juga terpilih sebagai pemain terbaik turnamen dan memperoleh tropi "Bola Emas", sedangkan dua pemain Nigeria John Obi Mikel dan Taye Taiwo berada di tempat kedua dan ketiga."Messi bermain luar biasa di turnamen ini, tapi gelar ini dimenangkan oleh semua anggota tim," ujar pelatih Argentina Francisco Ferraro dilansir AFP.Disaksikan 25 ribu penonton termasuk presiden FIFA Sepp Blatter, kedua tim menerapkan kombinasi pertahanan dan serangan yang baik. Serangan Argentina dimotori Messi, sedangkan Nigeria dikomandoi Mikel.Argentina membuka skor lewat tendangan penalti Messi di menit 40. Ia mengalgojoi sendiri hadiah penalti tersebut setelah dijatuhkan bek Nigeria Dele Adeleye saat melakukan aksi solo run ke jantung pertahanan lawan.Nigeria berhasil menyamakan kedudukan di menit 53 melalui sundulan spektakuler Chinedu Ogbuke, meneruskan umpan silang Olubayo Adefemi dari sisi kanan.Gol kemenangan Argentina lahir juga dari titik putih di menit 72, setelah pemain pengganti Sergio Aguero dijatuhkan Monday James. Messi kembali mengirim bola ke dalam gawang Nigeria."Jika anda bermain di partai final seperti ini, anda tidak bisa menyerahkan penalti seperti itu (kepada lawan)," cetus pelatih Nigeria Samson Siasia.Pada pertandingan lain, juara bertahan Brasil finis di tempat ketiga setelah menundukkan Maroko 2-1. Tertinggal lebih dulu di akhir babak pertama, Brasil mencetak dua gol di penghujung babak kedua, di menit 87 dan 90, lewat Edcarlos dan Rafael Sobis. (a2s/)











































