Sancho, nama itu mungkin masih asing di telinga para penggila sepakbola. Ya wajar saja mengingat Sancho bukanlah nama besar melainkan hanya pesepakbola muda berusia 18 tahun yang merupakan lulusan akademi Watford yang kemudian dibeli oleh Manchester City pada 2015.
Sayangnya, Sancho memang tak banyak kesempatan main di tim utama mengingat begitu sesaknya para pemain bintang di City. Apalagi sempat terjadi polemik saat Sancho hendak meneken kontrak profesional pertamanya bersama City.
Baca juga: Paco Alcacer Hidup Lagi di Dortmund |
Saat itu Sancho meminta jaminan bermain di tim inti agar kariernya bisa berkembang namun manajer Pep Guardiola memilih untuk mencoretnya dari tim yang diberangkatkan ke tur pramusim. Alhasil, Sancho memilih cabut dan menerima pinangan Borussia Dortmund pada Agustus 2017 dengan banderol delapan juta pound sterling.
Pindah ke Dortmund, Sancho memang belum banyak mendapat kesempatan main di tim utama karena memang umurnya saat itu baru 17 tahun dan tim sempat mengalami periode buruk bersama Petr Bosz yang berlanjut ke Peter Stoeger.
Dortmund lebih banyak memainkan Sancho di tim junior dengan tujuan agar si pemain mendapat banyak jam terbang dan proses adaptasi, mengingat Sancho harus berkarier di luar Inggris yang kerap jadi batu sandungan.
Di musim pertamanya, Sancho main 12 kali di Bundesliga dengan torehan satu gol dan empat assist. Total menit mainnya adalah 685 menit atau rata-rata 57 menit per laga. Angka yang lumayan untuk pendatang baru seperti Sancho.
Statistik itu lantas meningkat musim ini ketika pelatih baru Dortmund, Lucien Favre, lebih banyak mempercayakan Sancho sebagai starter. Berposisi sebagai winger, Sancho bermain 10 kali dengan membuat satu gol dan 10 assist. Ya, teknik individu Sancho yang dilengkapi dengan kecepatan jadi senjata baru Dortmund hingga mereka kini memuncami klasemen Bundesliga.
Sancho bermain penuh pertama kalinya saat Dortmund menang 4-3 atas Augsburg ketika dia bikin satu assist. Dalam tiga laga terakhirnya di Bundesliga, Sancho punya andil dalam hadirnya lima gol, lewat satu assist dan empat gol.
Jadon Sancho bersama Borussia Dortmund (Leon Kuegeler/Reuters) |
Performa mentereng ini membuat Sancho lantas mendapat panggilan masuk skuat timnas Inggris yang bakal melakoni laga UEFA Nations League kontra Spanyol dan Kroasia pekan ini. Sancho pun tercatat sebagai pemain kelahiran 2000-an pertama untuk The Three Lions.
"Saya sedang latihan ketika saya mendapat panggilan pertama kali dan saya langsung menelepon orangtua saya," ujar Sancho seperti dikutip FourFourTwo.
"Tentu saja mereka sangat senang, dan saya terus menerus senyum sepanjang hari," sambungnya.
"Sedikit mengejutkan kalau boleh dibilang karena saya masih sangat muda, saya harus banyam belajar, saya berterima kasih kepada Southgate yang melihat perkembangan saya di Bundesliga dan saya sangat berterima kasih."
Pemanggilan Sancho tak lepas dari regenerasi yang sedang dilakukan di timnas Inggris. Beberapa muka baru memang dipanggil pelatih Gareth Southgate saat ini seperti James Madisson, Mason Mount, dan Nathaniel Chalobah.
"Tentu saja debut lawan Kroasia adalah impian saya. Saya tidak bisa meminta lebih dari itu. Pastinya saya harus berlatih keras saat latihan dan kita lihat seperti apa keputusan pelatih nanti," tutup pemain yang ikut mengantarkan Inggris juara Piala Dunia U-17 itu.
Baca juga: Hasil-Hasil UEFA Nations League |
Tonton juga 'Southgate akan Tangani Inggris hingga Piala Dunia 2022':
(mrp/nds)












































Jadon Sancho bersama Borussia Dortmund (Leon Kuegeler/Reuters)