sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 19 Jun 2019 18:05 WIB

Kontroversi Neymar di PSG: Ribut dengan Cavani Hingga Pukul Fans

Yanu Arifin - detikSport
Dua tahun berkarier di PSG, Neymar kerap menghadirkan kontroversi. (Foto: Shaun Botterill/Getty Images) Dua tahun berkarier di PSG, Neymar kerap menghadirkan kontroversi. (Foto: Shaun Botterill/Getty Images)
Jakarta - Neymar tak hanya memberikan trofi untuk Paris Saint-Germain. Deretan kontroversi seperti ribut dengan Edinson Cavani dan memukul fans sempat dilakukannya.

Neymar dibeli PSG dari Barcelona pada musim panas 2017/2018. Pesepakbola Brasil tersebut ditebus seharga 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun pada saat itu, yang menjadikannya pemain termahal sejagat.

Sejak didatangkan PSG, Neymar sedianya tampil moncer kendati kerap diganggu cedera. Ia mencetak 51 gol dan 29 assist dari 58 laga. Lima trofi pun sudah dipersembahkannya, di antaranya dua gelar Ligue 1 dan masing-masing sekali Piala Prancis, Piala Liga Prancis, dan Piala Super Prancis.

Terlepas dari performanya, Neymar rupanya kerap menghadirkan kontroversi untuk PSG. Dua tahun berkarier di Paris, pemain yang dibesarkan Santos itu juga kerap menghadirkan masalah.

Kontroversi pertama terjadi di awal kedatangannya. Baru sebulan bermain untuk PSG, Neymar langsung ribut dengan rekan setimnya, Edinson Cavani.




Dalam pertandingan melawan Lyon, 17 September 2017, Neymar dan Cavani berebut mengeksekusi bola mati dengan Cavani. Insiden itu membuat hubungan kedua pemain merenggang.

Neymar dan Cavani kembali menciptakan 'riak kecil' di pertandingan melawan Dijon pada 18 Januari 2018. Itu ketika Neymar menunda Cavani menjadi topskorer sepanjang masa PSG.

Cavani sebenarnya berkesempatan mencetak gol ke-157, untuk menjadi pemain tersubur klub. Namun kans itu direbut Neymar, yang menyerobot penalti. Neymar pun disoraki suporter karena ulahnya.




Memasuki musim keduanya, kontroversi kian banyak diperlihatkan Neymar. Selain rumor transfernya yang terus terdengar, beberapa kali Neymar benar-benar membuat masalah di PSG.

Pada pertandingan melawan Rennes di final Piala Prancis, Neymar melakukan kontak fisik ke suporter usai PSG kalah adu penalti. Saat direkam saat berjalan di tribun, Neymar kesal dan berusaha menjatuhkan handphone si penonton.



Insiden itu membuatnya disanksi larangan bertanding tiga laga. Sebelumnya, hukuman serupa juga ia dapatkan, usai mengecam wasit ketika PSG dikalahkan MU di Liga Champions.

Kontroversi berikutnya adalah ketika Neymar dikabarkan ribut dengan rekan setim yang lain yakni Julian Draxler. Ia berdebat usai PSG dikalahkan Montpellier awal Mei lalu. Ruang ganti PSG pun memanas.



Kontroversi Neymar masih juga berlanjut, ketika ia dituding memperkosa wanita di Paris. Kasusnya kini bergulir dan sedang diselidiki Kepolisian.

Kini, kontroversi terakhir diperlihatkan Neymar. Pesepakbola berusia 27 tahun itu kabarnya sudah mengirimi pesan ke Presiden PSG bahwa dia tak mau lagi bermain untuk PSG.

Deretan kontroversi itu mengiringi rumor transfer Neymar meninggalkan PSG. Lantas, apakah transfer sensasional Neymar jilid 2 akan terwujud? Sejauh ini kabarnya Barcelona siap memulangkan kembali ke Camp Nou, di saat Real Madrid tampaknya mulai kehilangan minatnya mendaratkannya ke Santiago Bernabeu.


(yna/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com