sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 18 Mar 2020 21:38 WIB

Liga Akan Disetop, Barca dan Liverpool Juara? Presiden UEFA: Hoax

Yanu Arifin - detikSport
NYON, SWITZERLAND - JULY 18:  The UEFA logo is seen on the UEFA Champions League trophy as it is prepared for the UEFA 2014/15 Champions League third qualifying rounds draw at the UEFA headquarters, The House of European Football, on July 18, 2014 in Nyon, Switzerland.  (Photo by Harold Cunningham/Getty Images for UEFA) UEFA membantah bakal menyarankan liga dihentikan dan menentukan juaranya saat ini. (Foto: Harold Cunningham/Getty Images for UEFA)
Nyon -

Saat liga-liga Eropa disetop, pemuncak klasemen seperti Barcelona dan Liverpool dikabarkan bisa menjadi juara. Presiden UEFA Aleksander Ceferin membantahnya.

Liga-liga top Eropa tengah dihentikan akibat pandemi virus corona. Pertanyaan pun muncul perihal penentuan juara kompetisi.

Di Liga Spanyol, Barcelona tengah memimpin perburuan gelar. Lionel Messi dkk memimpin dua poin dari Real Madrid hingga pekan ke-27. Masih ada kesempatan Los Blancos mengejar rivalnya.

Sementara di Liga Inggris, Liverpool memimpin 25 angka dari Manchester City hingga pekan ke-29. Dengan menyisakan 9 pekan, The Reds masih butuh dua kemenangan lagi untuk mengunci titel pertamanya di Premier League, atau secara matematika masih bisa dikejar.

Di Liga-liga lain pun, belum ada tim yang benar-benar sudah mengunci gelar, termasuk Juventus, Bayern Munich, dan Paris Saint-Germain. Namun dengan dihentikannya kompetisi, plus belum jelas kelanjutannya, maka muncul wacana penentuan juara.

UEFA, selaku badan sepakbola Eropa, dikabarkan bakal langsung menetapkan pemuncak klasemen saat liga disetop, sebagai juaranya. Namun, hal itu langsung dibantah keras oleh Ceferin.

"Saya lihat dan mendengar beberapa berita palsu bahwa UEFA akan menyarankan liga untuk mengakhiri kejuaraannya sekarang, dan memutuskan pemenangnya adalah mereka yang berada di peringkat pertama," kata Ceferin dalam pertemuan UEFA yang membahas virus corona, seperti dilansir Mirror.

"Saya bisa pastikan bahwa itu tidak benar. Tujuan kami adalah mengakhiri liga dan kami tidak akan merekomendasikan hal semacam itu kepada asosiasi atau liga mana pun," tegasnya.

UEFA sendiri sudah memastikan akan menunda gelaran Piala Eropa 2020 ke tahun depan. Situasi itu bisa dimanfaatkan liga-liga menyelesaikan kompetisinya.



Simak Video "Terkait Corona, Liga Champions Pekan Depan Ditiadakan"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com