sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 12 Jun 2020 09:33 WIB

Kuli Stadion Piala Dunia 2022 di Qatar Tak Digaji 7 Bulan

Yanu Arifin - detikSport
The tournaments official logo for the 2022 Qatar World Cup is seen on the wall of an amphitheater, in Doha, Qatar, September 3, 2019. REUTERS/Naseem Zeitoun Ada laporan investigasi yang mengungkap kuli stadion di Piala Dunia 2022 Qatar tak digaji 7 bulan. (Foto: Naseem Zeitoun/Reuters)
Doha -

Ada dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam persiapan Piala Dunia 2022 di Qatar. Kuli yang membangun stadionnya diklaim tak digaji selama 7 bulan.

Hal itu terungkap dalam laporan investigasi Amnesty International, seperti dilansir Guardian. Sebanyak 100 pekerja imigran yang tak dibayar gajinya.

Para kuli yang bernaung di bawah perusahaan subkontraktor Qatar Meta Coats (QMC), tidak digaji selama 7 bulan saat membangun Stadion Al Bayt, yang berkapasitas 60 ribu kursi.

Total gaji yang ditunggak, menurut laporan Amnesty, mencapai 8.000 riyal Qatar, hingga 12.900 riyal Qatar. Beberapa sudah dibayar usai laporan ini dipublikasikan, namun belum ada sama sekali yang menerimanya secara utuh.

"Kasus ini adalah ilustrasi terbaru yang memperlihatkan betapa mudahnya mengeksploitasi pekerja di Qatar, bahkan ketika mereka sedang membangun salah satu permata mahkota Piala Dunia," kata kepala keadilan ekonomi dan sosial Amnesty, Steve Cockburn.

"Selama bertahun-tahun, kami telah mendesak Qatar untuk mereformasi sistemnya, tetapi perubahan belum datang cukup cepat. Seharusnya, tidak perlu investigasi Amnesty bagi pekerja untuk dibayar sesuai utang mereka," jelasnya.

Tak cuma Qatar, selaku tuan rumah Piala Dunia 2022, FIFA juga menuai kecaman dari Amnesty. Organisasi sepakbola sejagat itu dinilai tutup mata.

"Jika selama 10 tahun terakhir, FIFA meminta pertanggungjawaban mitra Piala Dunia, dan menggunakan kekuatannya untuk mendorong Qatar sepenuhnya mereformasi sistemnya, kita tidak akan mendengar kisah yang sama tentang penderitaan pekerja, hingga dua setengah tahun menjelang kick off," kata Cockburn.

Gelaran Piala Dunia di Qatar, rencananya digelar pada 21 November-18 Desember 2022. Sebanyak 32 tim akan bersaing, memperebutkan trofi Jules Rimet, yang terakhir dimenangkan Timnas Prancis di Rusia pada 2018.



Simak Video "Iwan Bule Bakar Semangat Timnas Jelang Lawan Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com