sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 01 Okt 2020 13:20 WIB

Kasus Rasisme Neymar: Alvaro Gonzalez Dinyatakan Tak Bersalah

Bayu Baskoro - detikSport
Marseilles Spanish defender Alvaro Gonzalez celebrates after winning  the French L1 football match between Paris Saint-Germain (PSG) and Marseille (OM) at the Parc de Princes stadium in Paris on September 13, 2020. (Photo by FRANCK FIFE / AFP) Alvaro Gonzalez dinyatakan tak bersalah dalam kasus dugaan rasisme ke Neymar. (Foto: AFP/FRANCK FIFE)
Paris -

Kasus dugaan rasisme yang dilakukan Alvaro Gonzalez ke Neymar menemui titik terang. Bek Olympique Marseille itu dinyatakan tak bersalah dan lolos dari sanksi.

Neymar sebelumnya menuding Alvaro melontarkan kata-kata hinaan rasial ke dirinya saat Paris Saint-Germain tumbang 0-1 dari Marseille di pekan kedua Liga Prancis. Hal tersebut membuat striker PSG itu kesal dan menempeleng kepala Alvaro.

Pertikaian keduanya bahkan berlanjut hingga ke luar lapangan. Neymar menyebut bek asal Spanyol itu sebagai sosok rasis, sementara Alvaro mengelak segala tuduhan yang dilontarkan mantan bintang Barcelona tersebut.

Neymar dan Alvaro GonzalezNeymar dan Alvaro Gonzalez bersitegang di lapangan. (Foto: Twitter @33sports_)

Umpatan rasisme yang diduga dilakukan Alvaro Gonzalez kemudian diselidiki oleh Komite Disiplin Liga Prancis. Hasilnya, Ligue 1 menyatakan bila bek 30 itu itu bersih dan tidak bersalah.

Keputusan itu diumumkan pada Rabu (30/9/2020). Komite Disiplin Liga Prancis menyebut pihaknya tak menemukan bukti-bukti jelas soal dugaan aksi rasisme yang dilakukan Alvaro kepada Neymar.

"Setelah memeriksa file, mendengarkan para pemain dan perwakilan klub, komisi mencatat bahwa tidak ada cukup bukti untuk membuktikan komentar diskriminatif yang dibuat Alvaro terhadap Neymar selama pertandingan atau oleh Neymar kepada Alvaro," begitu isi pernyataan Komite Disiplin Liga Prancis, dikutip dari BBC.

Dengan keputusan tersebut, Alvaro Gonzalez lolos dari jerat sanksi atas tuduhan rasisme. Ada pun hukuman bagi para pemain yang terbukti melakukan kekerasan rasial adalah larangan bertanding selama 10 laga.

Alvaro menyambut positif keputusan yang dikeluarkan Komite Disiplin Liga Prancis. Dia menegaskan jika dirinya bukan seorang yang rasis, sebagaimana dituduhkan Neymar kepadanya.

"Mimpi buruk ini, sebagian, diganjar dengan hukuman yang lebih dari pantas. Saya tidak pernah dan tak akan mungkin menjadi seorang rasis," kata Alvaro via akun Twitter miliknya.



Simak Video "Kesalnya Neymar Dapat Pelecehan Rasial"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com