sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 06 Okt 2020 23:00 WIB

Ansu Fati Mulai Memikat, Akankah Dijadikan Pusat Permainan Spanyol?

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
MADRID, SPAIN - SEPTEMBER 06: Ansu Fati of Spain hols the ball during the UEFA Nations League group stage match between Spain and Ukraine at Estadio Alfredo Di Stefano on September 06, 2020 in Madrid, Spain. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images) Ansu Fati tampil menjanjikan di usia yang baru 17 tahun. (Foto: Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno)
Jakarta -

Ansu Fati terus menunjukkan potensi besarnya bersama Barcelona. Akankah tim nasional Spanyol membangun sistem dengan Fati sebagai pusatnya?

Ansu Fati begitu menjanjikan di awal musim ini. Dari tiga penampilan bareng Barcelona di Liga Spanyol, pemain 17 tahun itu sudah mencetak tiga gol dan menjadi top skor sementara tim.

Performanya sejauh ini mulai menjawab keheranan atas keputusan Barcelona melepas Luis Suarez. Tapi ia memang sudah menunjukkan sinyal-sinyal bagus sejak debut musim lalu.

Debut di usia 16 tahun, ia membukukan delapan gol di seluruh ajang bersama tim senior Barcelona. Melihat potensinya, Spanyol tak mau kehilangan Fati ke tim nasional lain dan bertekad menaturalisasinya --Fati lahir di Guinea-Bissau dan awalnya berpaspor negara tersebut, serta bisa mendapatkan paspor Portugal melalui darah sang kakek.

Spanyol pun memberinya status kewarganegaran pada September tahun lalu. Setahun kemudian, tepatnya 3 September lalu, Fati dipanggil memperkuat timnas senior.

Ia menjalani debut bersama timnas senior melawan Jerman lalu mencetak gol pertamanya ke gawang Ukraina. Gol itu menjadikannya pencetak gol termuda di timnas Spanyol, di usia 17 tahun 311 hari.

Dengan potensi dan perkembangan Ansu Fati sejauh ini, pelatih Spanyol Luis Enrique pun ditanya apakah bakal membangun sistem untuk memaksimalkan si pemain. Enrique menolak ide tersebut.

"Ini bukan soal membangun sebuah sistem untuknya, karena tim itu di atas semua pemain. Tapi kami bisa melakukan sejumlah hal kalau kami merasa itu akan menjadi solusi pertandingan," ungkap mantan pelatih AS Roma dan Barcelona ini dilansir Marca.

"Tidak ada sistem yang dibangun untuk satu pemain. Sistem adalah tim itu sendiri. Perlu ketenangan terkait Ansu Fati, untuk membiarkan dia tumbuh sebagai individu dan sebagai pesepakbola," imbuhnya.



Simak Video "Ansu Fati Masuk Timnas Spanyol"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com