Maradona Menuju Keabadian bersama Gol Tangan Tuhan

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 26 Nov 2020 07:40 WIB
MEXICO CITY, MEXICO - JUNE 22: Argentina player Diego Maradona outjumps England goalkeeper Peter Shilton to score with his Hand of God goal as England defenders Kenny Sansom (top) Gary Stevens (c) and Terry Fenwick look on during the 1986 FIFA World Cup Quarter Final at the Azteca Stadium on June 22, 1986 in Mexico City, Mexico.  (Photo by Allsport/Getty Images)
Diego Maradona menuju keabadian bersama gol tangan Tuhan (Foto: Getty Images/Getty Images)
Jakarta -

Gol tangan Tuhan menjadi salah satu momen yang paling diingat dalam karier Diego Maradona. Kisah ini tampaknya bakal abadi meski El Diego sudah tutup usia.

Diego Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. Legenda sepakbola Argentina itu mengembuskan napas terakhir akibat henti jantung.

Kepergiannya membuat sepakbola kehilangan salah satu bintang besar. Nama El Diego masih tetap harum hingga kini meski dirinya telah gantung sepatu sejak 1997.

Salah satu momen yang membuat sosok D10S terus diperbincangkan adalah gol tangan Tuhannya saat mengalahkan Inggris 2-1 di Piala Dunia 1986. Memanfaatkan sapuan pemain Inggris yang tak sempurna, tubuh mungil Maradona melompat sambil merentangkan tangannya.

Tangan Maradona berhasil menyentuh bola mendahului kiper Inggris saat itu Peter Shelton hingga bola bergulir masuk ke gawang. Wasit mengesahkan gol itu karena handball Maradona tersamar gerak badannya. Pada saat itu, juga belum ada VAR.

[Gambas:Youtube]



"Sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan," kata Maradona tentang gol itu dikutip dari NBC.

Maradona sebenarnya juga mencetak satu gol lainnya yang begitu luar biasa di laga ini. Ia melewati enam pemain Inggris sebelum membobol gawang Shelton.

Namun, gol tangan Tuhannya yang sepertinya tak pernah habis untuk dibahas. Bahkan, hal itu turut menenggelamkan kisah Argentina yang mampu merengkuh gelar Piala Dunia 1986.

Gol tangan Tuhan ini seperti cerita rakyat. Kisah yang diceritakan turun temurun dari Ayah ke anak hingga generasi sekarang pun tahu kehebatan Maradona.

"Gol itu menjadi bagian dari sejarah sepak bola," tulis Maradona dalam buku Touched by God: How We Won the Mexico '86 World Cup yang terbit pada 2017.

"Masih ada anak berusia 10 tahun di luar sana hari ini dengan nama 'Maradona' di nomor punggung mereka. Kegilaan semacam itu hanya bisa dijelaskan dengan satu gol."

Kisah gol tangan Tuhan inilah yang nantinya membuat sosok Maradona akan abadi meski dirinya sudah tak lagi ada di dunia ini. Sosoknya akan tetap hidup dalam setiap kisah gol tangan Tuhan yang diceritakan kembali.

Adios Maradona



Simak Video "Seniman Brazil Kenang Maradona dengan Grafiti"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/raw)